Batang Hari, Bungotv.co – Kualitas udara di Kabupaten Batang Hari, Jambi, masih berada pada kategori sangat tidak sehat. Berdasarkan hasil pemantauan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang Hari, angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) tercatat mencapai 201.
Pengukuran kualitas udara dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Laboratorium Lingkungan DLH Kabupaten Batang Hari. Pemantauan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi kualitas udara dan tingkat pencemaran yang terjadi.
Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan DLH Kabupaten Batang Hari, Meirina mengungkapkan data kualitas udara terus diperbarui dalam kurun waktu 24 jam. Hasil pemantauan kemudian dikeluarkan setiap pukul 15.00 WIB.
“angka ISPU di Kabupaten Batang Hari sempat mencapai 214. Namun, berdasarkan data pada 30 hingga 31 Agustus 2026, angka tersebut mengalami penurunan menjadi 201,” ujarnya.
Meski mengalami penurunan, angka ISPU 201 masih masuk kategori sangat tidak sehat. Kondisi ini menunjukkan kualitas udara masih perlu mendapat perhatian, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.
Dari hasil analisis sementara, tingginya konsentrasi debu halus di udara diduga kuat berkaitan dengan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah.
Kondisi tersebut menyebabkan kualitas udara di Batang Hari memburuk dan berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat apabila terpapar dalam waktu lama.
Untuk mengantisipasi dampak buruk kualitas udara, masyarakat diimbau tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara semakin memburuk.
Reporter: Rudi









