Home / Batanghari

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Dampak Kabut Asap, Sekolah di Batang Hari Terapkan Pembelajaran Daring

Batang Hari, Bungotv.co – Kualitas udara di Kabupaten Batang Hari, Jambi, memburuk akibat kabut asap yang ditimbulkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah menerapkan pembelajaran jarak jauh atau daring bagi siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Kebijakan tersebut dikeluarkan melalui surat edaran Bupati Batang Hari sebagai langkah untuk melindungi peserta didik dari dampak buruk paparan kabut asap.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Hari, Lina Dinanti mengatakan pembelajaran jarak jauh mulai diberlakukan pada Rabu, 26 Agustus 2026.

“Pelaksanaan pembelajaran jarak jauh mulai hari Rabu, 26 Agustus 2026. Kebijakan ini dibuat untuk melindungi anak didik dari dampak kabut asap,” ujar Lina Dinanti.

Baco Jugo :    Job Fair 2024, Tercatat Ada 295 Pelamar Yang Mengajukan Lamaran

Dalam pelaksanaannya, siswa SD dan SMP mengikuti kegiatan belajar dari rumah secara daring. Sementara kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan tetap masuk ke sekolah untuk melaksanakan tugas serta mengatur proses pembelajaran jarak jauh.

Lina menjelaskan, kebijakan tersebut diberlakukan dengan mempertimbangkan kondisi kualitas udara yang belum membaik.

“kepala sekolah, guru dan tenaga pendidik tetap masuk melaksanakan tugas dan pembelajaran jarak jauh dari sekolah,” katanya.

Sementara itu, untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK), kegiatan pembelajaran diliburkan sementara waktu.

Baco Jugo :   Penanganan Stunting, Wabup Bakhtiar Buka Rakor Percepatan Penurunan Stunting

Pemerintah Kabupaten Batang Hari mengimbau orang tua atau wali murid untuk mendampingi anak selama berada di rumah. Anak-anak juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan dan lebih banyak beraktivitas di dalam rumah selama kondisi udara masih buruk.

Kebijakan pembelajaran jarak jauh dan peliburan PAUD serta TK akan berlangsung hingga kondisi kualitas udara kembali membaik.

Pemerintah daerah berharap langkah tersebut dapat mengurangi risiko paparan kabut asap terhadap anak-anak sekaligus menjaga kegiatan pendidikan tetap berjalan bagi siswa SD dan SMP.

Reporter: Rudi

Share :

Baca Juga

Batanghari

Bocah 11 Tahun di Muara Tembesi Hilang Saat Berenang di Sungai Batanghari

Batanghari

Lahan Tahura Sultan Thaha Syaifuddin Kembali Terbakar, Satu Hektare Terdampak

Batanghari

Kemarau Empat Bulan, 300 Hektare Sawah di Muara Bulian Terancam Gagal Panen

Batanghari

Polisi Bongkar dan Bakar Pondok yang Diduga Jadi Basecamp Narkoba di Lubuk Ruso

Batanghari

Satgas Karhutla Temukan 2,5 Hektare Lahan Terbakar di Batanghari

Batanghari

Puluhan Motor Knalpot Brong Diangkut Polisi di Muara Bulian

Batanghari

Pembunuhan di Muara Tembesi Terungkap, Pelaku Diduga Tersinggung hingga Habisi Teman

Batanghari

Kasmiadi Ditemukan Terkubur dengan Tangan dan Kaki Terikat, Keluarga Minta Pelaku Segera Ditangkap