Home / Batanghari

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Petani Sawit di Batang Hari Keluhkan Kenaikan Harga Pupuk

Batang Hari, Bungotv.co — Kenaikan harga pupuk dan obat-obatan pertanian dalam beberapa bulan terakhir mulai dikeluhkan petani kelapa sawit di Kabupaten Batang Hari, Jambi. Kondisi tersebut membuat biaya perawatan kebun semakin tinggi.

Untuk menekan biaya produksi, sejumlah petani terpaksa mengurangi dosis pemupukan dan memperpanjang waktu penyemprotan tanaman.

Salah seorang petani kelapa sawit di Kecamatan Muara Bulian, Suaidi, mengatakan kenaikan harga pupuk dan obat-obatan cukup membebani petani. Menurutnya, kondisi tersebut membuat petani harus menyesuaikan pola perawatan kebun dengan kemampuan biaya yang tersedia.

“Jika sebelumnya penyemprotan dilakukan dua bulan sekali, sekarang terpaksa menjadi tiga sampai empat bulan sekali,” ujar Suaidi.

Baco Jugo :   Baznas Batang Hari Tetapkan Besaran Zakat Fitrah

Hal serupa dilakukan pada pemupukan. Jika sebelumnya satu pokok sawit diberikan sekitar tiga kilogram pupuk, kini dosisnya dikurangi menjadi dua hingga dua setengah kilogram per pokok.

Menurut Suaidi, pengurangan dosis tersebut dilakukan untuk menekan biaya perawatan agar kegiatan di kebun tetap berjalan.

Sementara itu, harga pupuk urea yang sebelumnya berada di kisaran Rp200 ribuan per kemasan, kini disebut telah mencapai lebih dari Rp400 ribu.

Kenaikan juga terjadi pada harga obat-obatan pertanian. Obat pembasmi gulma yang sebelumnya berada di kisaran Rp90 ribu untuk kemasan satu liter, kini naik menjadi sekitar Rp115 ribu bahkan lebih.

Baco Jugo :   Harga Dexlite di Batanghari Tembus Rp26.600 per Liter, Konsumen Mulai Beralih ke BBM Subsidi

Kondisi ini menjadi dilema bagi petani sawit. Di satu sisi, tanaman membutuhkan pemupukan dan perawatan secara rutin untuk menjaga produktivitas. Namun di sisi lain, kenaikan harga sarana produksi membuat petani harus melakukan penghematan.

Petani berharap harga pupuk dan obat-obatan pertanian dapat kembali terjangkau, sehingga biaya perawatan kebun tidak semakin membebani dan produktivitas kelapa sawit tetap terjaga.

Reporter: Rudi

Share :

Baca Juga

Batanghari

Satgas Karhutla Temukan 2,5 Hektare Lahan Terbakar di Batanghari

Batanghari

Puluhan Motor Knalpot Brong Diangkut Polisi di Muara Bulian

Batanghari

Pembunuhan di Muara Tembesi Terungkap, Pelaku Diduga Tersinggung hingga Habisi Teman

Batanghari

Kasmiadi Ditemukan Terkubur dengan Tangan dan Kaki Terikat, Keluarga Minta Pelaku Segera Ditangkap

Batanghari

Satgas Gabungan Evaluasi Penanganan Karhutla Batanghari, Armada dan Gel Pemadam Jadi Sorotan

Batanghari

Stok Blanko E-KTP Batang Hari Menipis, Tersisa Kurang dari Tiga Ribu Keping

Batanghari

Enam Jabatan Eselon II di Batang Hari Masih Kosong, Pengisian Tunggu Arahan Bupati

Batanghari

Ratusan Petugas Gabungan Dikerahkan Padamkan Karhutla di Tahura Jambi