Tebo, Bungotv — Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla kembali terjadi di Kabupaten Tebo, di tengah puncak musim kemarau Agustus 2026.
Dalam satu hari, empat titik kebakaran terjadi di empat kecamatan berbeda, tepatnya pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Empat lokasi tersebut masing-masing berada di Desa Kemantan, Kecamatan Tebo Ilir; Desa Perintis Unit 9, Kecamatan Rimbo Bujang; Desa Teluk Kuali, Kecamatan Tebo Ulu; serta Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Tebo Tengah.
Hingga kini, penyebab kebakaran di empat lokasi tersebut masih dalam penyelidikan.
Kepala BPBD Kabupaten Tebo, Joko Ardiawan mengungkapkan seluruh titik karhutla telah dilakukan penanganan oleh Satgas Karhutla.
“Penanganan melibatkan BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tebo, TNI dan Polri, serta masyarakat,” terangnya.
Sejumlah lokasi yang dilakukan penanganan di antaranya lahan di belakang kampus Universitas Indonesia di Kecamatan Tebo Tengah, Desa Kemantan, Desa Teluk Kuali, serta Desa Perintis Unit 9.
“Dari empat titik kebakaran tersebut, luas lahan yang terbakar bervariasi, terluas terjadi di Desa Perintis, dengan luas lahan yang terbakar mencapai sekitar empat hectare,” ujarnya.
Sementara itu, tiga titik lainnya masing-masing membakar lahan dengan luas sekitar satu hektare hingga setengah hektare.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, mengingat kondisi cuaca masih memasuki musim kemarau.
Reporter: Hadianto









