Bungotv.co, Batanghari – Tingginya kasus Septicaemia Epizootica atau penyakit ngorok yang menyerang ternak kerbau menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Batanghari. Langkah pemberian vaksin pun saat ini terus dilakukan petugas kesehatan hewan terhadap ternak.

Total 900 dosis vaksin telah disuntikkan kepada ternak kerbau milik petani, dan kini terdapat penambahan sebanyak 400 dosis vaksin guna dipersiapkan untuk pelaksanaan vaksin kepada ternak yang belum mendapatkan vaksin.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Perkebunan dan Peternakan Batanghari, Afrizal, mengatakan pihaknya sering kali dihadapkan dengan persoalan di lapangan, salah satunya rendahnya kesadaran pemilik ternak untuk memvaksin hewan peliharaannya tersebut.
Sebagaimana diketahui, sebanyak 30 ternak kerbau di Batanghari terdeteksi terserang penyakit ngorok, bahkan tujuh di antaranya mengalami kematian, serta sisanya harus dilakukan pemotongan paksa.
Penulis : Agustian, Bungotv.









