Home / Batanghari

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:40 WIB

Pemkab Batang Hari Tambah Relokasi Warga Lorong Kayo Hitam Menjadi 48 Unit Rumah

BATANG HARI, Bungotv.co – Pemerintah Kabupaten Batang Hari terus mempercepat program relokasi warga Lorong Kayo Hitam yang terdampak ancaman abrasi. Pada tahun 2026, pemerintah bersama kementerian terkait berencana membangun 48 unit rumah relokasi. Hal ini lebih banyak dibandingkan target sebelumnya yang hanya 42 unit.

Pemerintah Kabupaten Batang Hari menjalankan program relokasi untuk memindahkan warga yang tinggal di kawasan rawan abrasi demi meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Melalui program tersebut, pemerintah menyiapkan hunian baru bagi warga terdampak di lokasi yang lebih aman.

Kementerian Tambah Alokasi Pembangunan Rumah

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Batang Hari, Abdul Shomad, mengatakan pemerintah daerah bersama pihak balai dan kementerian telah menyelaraskan perencanaan pembangunan rumah relokasi.

Abdul Shomad menjelaskan, pemerintah sebelumnya menargetkan pembangunan sebanyak 72 unit rumah. Dari jumlah tersebut, pemerintah telah menyelesaikan pembangunan 30 unit rumah, sementara 42 unit lainnya masuk dalam rencana pembangunan lanjutan.

Baco Jugo :   Baznas Batang Hari Tetapkan Besaran Zakat Fitrah

Namun, hasil koordinasi terbaru menunjukkan bahwa kementerian menambah alokasi pembangunan menjadi 48 unit rumah. Penambahan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses relokasi warga yang masih tinggal di kawasan rawan abrasi.

“Awalnya kami mengusulkan penyelesaian 42 unit rumah yang tersisa. Namun berdasarkan informasi terbaru dari kementerian, alokasi pembangunan bertambah menjadi 48 unit rumah,” ujar Abdul Shomad.

Pemkab Data Ulang Warga Terdampak

Selain menyiapkan pembangunan rumah tambahan, Disperkim Batang Hari juga melakukan pendataan ulang terhadap warga terdampak abrasi di Lorong Kayo Hitam.

Hasil pendataan terbaru menunjukkan jumlah warga terdampak meningkat menjadi 150 kepala keluarga. Berdasarkan data tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang Hari kembali mengajukan permohonan bantuan pembangunan lanjutan kepada pemerintah pusat agar seluruh warga terdampak dapat memperoleh hunian yang layak dan aman.

Baco Jugo :   HUT ke-79 RI: Bupati Fadhil Arief Pimpin Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih

“Hasil pendataan terbaru menunjukkan jumlah warga terdampak bertambah menjadi sekitar 150 kepala keluarga. Karena itu, kami kembali mengajukan permohonan lanjutan agar seluruh warga yang terdampak dapat tertangani,” katanya.

Abdul Shomad berharap pemerintah pusat terus mendukung program relokasi tersebut sehingga seluruh warga yang berada di kawasan rawan abrasi dapat segera menempati rumah baru.

Melalui program relokasi ini, Pemerintah Kabupaten Batang Hari berupaya mengurangi risiko bencana abrasi sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang selama ini tinggal di bantaran sungai yang rentan terdampak kerusakan lingkungan.

Penulis: Rudi

Share :

Baca Juga

Batanghari

Angin Puting Beliung Terjang Kelurahan Teratai, Dua Bangunan Rusak dan Pohon Tumbang

Batanghari

Hindari Truk di Depan, Truk Batubara Tabrak Mobil Parkir hingga Ringsek

Batanghari

Disdamkarmat Batang Hari Evakuasi Sarang Tawon Vespa Berukuran Besar di Rengas Condong

Batanghari

Semalam Grebek 5 Lokasi, Tim Kuda Hitam Tangkap 6 Tersangka Narkoba

Batanghari

Pengendara Motor di Muara Bulian Tewas, Penumpang Luka Berat

Batanghari

Warga Desa Ture Tenggelam di Sungai Batanghari, Ditemukan Meninggal Setelah Empat Jam Pencarian

Batanghari

Modus Tulisan “Aspal Panas”, Sopir Truk Batubara Positif Narkoba Diamankan Polisi

Batanghari

86 Kasus Kecelakaan Terjadi di Batang Hari Selama Semester I 2026