Home / Batanghari

Rabu, 13 Agustus 2025 - 19:12 WIB

Kasus Perceraian ASN, Delapan ASN Ajukan Izin Cerai

Bungotv.co, Batanghari – Kasus perceraian di kalangan Aparatur Sipil Negara atau ASN di Kabupaten Batanghari saat ini kembali ditemukan. Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah setempat, terhitung dari Januari sampai Juli 2025, sudah ada delapan orang ASN yang ajukan izin cerai.

Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan BKPSDM Batanghari, Ahmad Farij Wajdi, mengatakan delapan orang yang mengajukan izin perceraian tersebut, enam di antaranya berstatus Pegawai Negeri Sipil dan dua di antaranya merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK, mulai dari guru, instansi pemerintahan, dan bagian kesehatan.

Baco Jugo :   74 Ekor Kerbau Di Batanghari Mati

Farij menambahkan, dari hasil pengajuan tersebut, enam di antaranya saat ini telah putus dan telah diberi izin bercerai. Sementara dua lagi masih dalam proses izin, karena baru masuk di bulan Juli dan tinggal menunggu persetujuan Bupati. Dirinya berharap agar ke depannya para pegawai dapat lebih menyelesaikan masalahnya dengan baik.

Baco Jugo :   Pilkada Serentak 2024, Personil Kembali Digeser untuk Pengamanan Pleno Tingkat Kecamatan

Penulis :  Agustian, Bungotv.

Share :

Baca Juga

Batanghari

BPBD Sebut 22,28 Hektare Lahan Terbakar, Kecamatan Muara Bulian Jadi Wilayah Paling Dominan

Batanghari

DPRD Batang Hari Sidak PT JDR, Tindaklanjuti Dugaan Pelanggaran Hak Pekerja

Batanghari

Dijadwalkan Pulang 27 Juni, Begini Kondisi Jemaah Haji Batang Hari

Batanghari

Stok Blanko E-KTP Batang Hari Menipis, Disdukcapil Ajukan Tambahan 15 Ribu Keping

Batanghari

Pengendara dan Pelaku UMKM Keluhkan Kerusakan Jalan Provinsi di Muara Bulian

Batanghari

Pemkab Batang Hari Tambah Relokasi Warga Lorong Kayo Hitam Menjadi 48 Unit Rumah

Batanghari

Polres Batang Hari dan Pemkab Perkuat Keamanan Lewat Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas

Batanghari

DPRD Batang Hari Akan Cek Ulang Hasil Pemeriksaan Timdu Terkait PT JDR