Tebo, Bungotv.co — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tebo menangani enam titik kebakaran dalam sehari, Sabtu (5/9/2026).
Kebakaran tersebut tersebar di lima kecamatan, meliputi kebakaran lahan hingga satu unit rumah warga. Dari seluruh kejadian, luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 3,5 hektare, sementara kerugian akibat kebakaran rumah ditaksir mencapai Rp250 juta.
Enam titik kebakaran tersebut masing-masing terjadi di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Tebo Ulu, dengan luas lahan terbakar sekitar setengah hektare.
Kemudian, kebakaran lahan terjadi di Pondok Catur, Desa Sungai Alai, Kecamatan Tebo Tengah, dengan luas sekitar dua hektare.
Titik ketiga berada di Unit 9, Kecamatan Rimbo Ulu, dengan luas lahan terbakar sekitar seperempat hektare.
Selanjutnya, kebakaran terjadi di Desa Kemantan, Kecamatan Tebo Ilir, dengan luas lahan sekitar seperempat hektare.
Kebakaran lahan juga terjadi di pinggir Jalan Lintas KM 16, Desa Sungai Alai, Kecamatan Tebo Tengah, dengan luas sekitar seperempat hektare.
Sementara titik kebakaran terakhir terjadi di Jalan Semagi, Desa Wana Arum, Unit 10, Kecamatan Rimbo Ulu. Di lokasi ini, kebakaran melanda rumah warga.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkarmat Kabupaten Tebo, Habibi, mengatakan salah satu kejadian yang ditangani petugas adalah kebakaran rumah milik warga bernama Raminah di Desa Wana Arum, Unit 10, Kecamatan Rimbo Ulu.
“kebakaran diduga dipicu korsleting listrik,” ujarnya.
Rumah berukuran 6 x 9 meter tersebut terbakar dan mengalami kerusakan total. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Akibat kebakaran, kerugian materi ditaksir mencapai Rp250 juta. Petugas Damkar langsung melakukan penanganan untuk memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas.
Dinas Damkarmat Kabupaten Tebo mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman.
Reporter: Hadianto











