Home / Batanghari

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:59 WIB

Bahasa Daerah Mulai Tergerus, Pemkab Batang Hari Dorong Masuk Kurikulum Muatan Lokal

Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief

Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief

Batang Hari, Bungotv.co – Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief menyoroti mulai hilangnya penggunaan bahasa daerah di tengah masyarakat akibat semakin jarangnya pemakaian di lingkungan keluarga. Kondisi ini mendorong Pemerintah Kabupaten Batang Hari menyiapkan langkah pelestarian melalui dunia pendidikan.

Pemkab Batang Hari berencana memasukkan bahasa daerah ke dalam kurikulum muatan lokal (mulok) di seluruh sekolah. Kebijakan ini diharapkan dapat menghidupkan kembali penggunaan bahasa daerah sejak usia dini, terutama di kalangan pelajar.

Fadhil Arief mengatakan, pelestarian bahasa daerah menjadi bagian penting dalam menjaga identitas budaya daerah. Ia menegaskan bahwa bahasa daerah tidak hanya sebagai warisan, tetapi juga pondasi pembentukan karakter generasi muda.

Baco Jugo :   Harga Dexlite di Batanghari Tembus Rp26.600 per Liter, Konsumen Mulai Beralih ke BBM Subsidi

Menurutnya, pemerintah daerah telah menerima penghargaan pada ajang Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026 sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dalam mendukung program pelestarian bahasa daerah. Penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk memperkuat program di tingkat daerah.

“Bahasa daerah harus kita jaga bersama agar tidak hilang. Kita ingin anak-anak mencintai daerahnya, dan itu bisa dimulai dari bahasa,” ujar Fadhil Arief.

Baco Jugo :   91 Titik Api dan Titik Panas di Batanghari, Hanguskan 36,82 Hektare Lahan

Ia menambahkan, pelestarian bahasa daerah tidak bertentangan dengan pembelajaran bahasa asing. Menurutnya, keduanya harus berjalan beriringan agar generasi muda tetap memiliki identitas budaya sekaligus mampu bersaing di tingkat global.

Pemerintah Kabupaten Batang Hari menargetkan integrasi bahasa daerah ke dalam kurikulum pendidikan dapat memperkuat rasa cinta daerah serta meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pelestarian budaya lokal.

Penulis: Rudi

Share :

Baca Juga

Batanghari

Satgas Gabungan Evaluasi Penanganan Karhutla Batanghari, Armada dan Gel Pemadam Jadi Sorotan

Batanghari

Stok Blanko E-KTP Batang Hari Menipis, Tersisa Kurang dari Tiga Ribu Keping

Batanghari

Enam Jabatan Eselon II di Batang Hari Masih Kosong, Pengisian Tunggu Arahan Bupati

Batanghari

Ratusan Petugas Gabungan Dikerahkan Padamkan Karhutla di Tahura Jambi

Batanghari

1.106 Hektare Sawah di Batang Hari Terdampak Kekeringan

Batanghari

Karhutla Batanghari Tembus 678 Hektare

Batanghari

Enam Hektare Lahan di Kawasan Tahura Kembali Dilahap Api

Batanghari

Hadapi Kemarau Panjang, BPBD Jambi Siapkan Modifikasi Cuaca