Home / Bungo

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:22 WIB

Berkah Lebaran, Omzet Penjualan Kue Kering di Muara Bungo Meningkat Pesat

Muara Bungo, Bungotv.co – Geliat persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri mulai dirasakan para perajin kue kering. Di Kabupaten Muara Bungo, Jambi, permintaan kue kering mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai hampir satu per empat ton. Tak hanya melayani pasar lokal, pesanan bahkan datang dari luar provinsi.

Memasuki pekan terakhir Ramadan, rumah produksi kue kering di Muara Bungo ini tampak dipenuhi tumpukan kemasan yang siap diantar. Sang pemilik usaha mengungkapkan bahwa pada tahun ini dirinya menyediakan empat belas macam varian kue kering untuk memenuhi selera konsumen yang beragam.

Menu legendaris seperti nastar tetap menjadi primadona. Tahun ini, inovasi dilakukan dengan menghadirkan nastar pisang sebagai varian terbaru, bersanding dengan nastar gulung dan nastar klasik. Tak hanya itu, varian lain seperti coco caribe atau kue cokelat, serta kue skippy dan kue bangkit juga menjadi buruan para pelanggan.

Baco Jugo :   Tinjau Lokasi TMMD Ke-129 Kodim 0416/Bute, Tim Wasev PJO Apresiasi Sinergi TNI dan Pemkab Bungo

Untuk menjaga kualitas, produsen menyediakan dua versi pilihan, yakni versi reguler dan versi premium yang menggunakan mentega Wijsman, sesuai dengan permintaan pelanggan yang menginginkan cita rasa lebih eksklusif.

​”Kalau jenisnya itu 14 macam ya, ada nastar, nastar gulung, nastar pisang kalau tahun ini yang terbaru. Ini paling best seller nastar kita nih. Nastarnya ada dua versi, ada yang premium pakai Wisman juga, ada yang biasa. Selain nastar, ada juga namanya Coco Caribe, kue cokelat. Terus ada juga Skippy, Bangkit, itu juga paling best seller di sini,” ujar Ratih Arifin

Bicara soal angka, omzet penjualan tahun ini meningkat tajam dibandingkan tahun lalu. Jika tahun sebelumnya tercatat terjual sebanyak seribu dua ratus enam puluh kilogram, tahun ini angka tersebut melesat hingga mendekati seribu empat ratus kilogram, atau tepatnya di angka seribu tiga ratus sembilan puluh kilogram setelah dilakukan rekapitulasi.

Baco Jugo :   Bupati Bungo Resmi Tutup STIGMA Competition 2026, Siap Jadikan Agenda Tahunan

Sistem penjualan yang berdasarkan pesanan ini tidak hanya menjangkau wilayah Muara Bungo saja. Pesanan mengalir deras dari wilayah Bangko, Jambi, bahkan hingga menyeberang ke Bukittinggi, Sumatera Barat.

Untuk harga, perajin mematok harga yang kompetitif, yakni di kisaran seratus empat puluh ribu hingga seratus lima puluh ribu rupiah per kilogramnya.

​”Penjualan lebih meningkat tahun ini. Kalau tahun kemarin sekitar 1.260 kilo, sekarang hampir 1.400, 1.390-an lah setelah direkap. Pesanan macam-macam, ada yang ke Bangko, ke Jambi, sampai ke Bukit Tinggi. Range harganya dari 140 sampai 150 ribu per kilonya,” ujar Ratih Arifin

Lonjakan pesanan ini menjadi angin segar bagi pelaku UMKM di daerah setelah masa pandemi berlalu. Kenaikan produksi hingga ratusan kilogram ini pun diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat setempat.

Penulis: Ade.R.A, Bungotv.

Share :

Baca Juga

Bungo

Bupati Bungo Kukuhkan Pengurus LAM Jambi Kabupaten Bungo Periode 2026–2031

Bungo

Pemdus Tebat Salurkan BLT Dana Desa 2026 kepada 20 Keluarga Penerima Manfaat

Bungo

Bupati Bungo Resmi Tutup STIGMA Competition 2026, Siap Jadikan Agenda Tahunan

Bungo

Tampil Perdana di STIGMA Competition 2026, Marching Band MI Nurul Falah Borong Prestasi

Bungo

Marching Band SDN 81 Muara Bungo Sabet Juara Umum Divisi Junior STIGMA Competition 2026

Bungo

RSUD H. Hanafie Luncurkan Layanan Antar Obat Gratis untuk Empat Kecamatan

Bungo

SMSI Bungo Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Daerah

Bungo

Dukung Sanitasi Layak, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0416/Bute Siapkan Material MCK RTLH di Desa Tanjung Agung