Muara Bungo, Bungotv.co — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong pemerintah daerah memperkuat kemitraan dengan sekolah swasta untuk mengatasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengatakan pelaksanaan SPMB harus tetap menjamin keterbukaan dan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, SPMB mengacu pada empat jalur utama, yakni jalur domisili, afirmasi, mutasi atau perpindahan tugas orang tua atau wali, serta prestasi.
Namun, penerapan jalur domisili, khususnya pada jenjang SMA, masih menghadapi persoalan keterbatasan daya tampung sekolah negeri yang belum merata di sejumlah wilayah.
Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan persoalan ketika calon murid yang tinggal berdekatan dengan sekolah negeri tidak dapat tertampung karena keterbatasan kuota.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah daerah diminta melakukan pemetaan terhadap kondisi riil dan kebutuhan pendidikan di masing-masing wilayah.
“Saya belum tahu data ril sekolah swasta disini, jadi begini daya tampung sekolah negeri kan terbatas maka biasanya tidak semua anak terdaftar di sekolah negeri, maka ya alternatinya swasta diberikan,” ujarnya, Jumat (07/08).
Menurut Fajar, jika kemampuan anggaran dan sumber daya manusia memungkinkan, pemerintah daerah dapat mempertimbangkan pembangunan sekolah negeri baru untuk menambah daya tampung.
Namun, bagi daerah yang memiliki keterbatasan anggaran, salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah memperkuat kemitraan dengan sekolah swasta terakreditasi.
“kalau belum banyak sekolah swasta maka kita perkuatlah kemitraan,” tambahnya.
Sekolah swasta dapat dilibatkan sebagai sekolah mitra untuk memperluas akses dan daya tampung pendidikan, sehingga seluruh anak memiliki kesempatan mendapatkan layanan pendidikan secara adil.
Fajar berharap sinergi antara pemerintah daerah, dinas pendidikan, dan sekolah swasta dapat menciptakan ekosistem penerimaan murid baru yang transparan dan akuntabel.
Langkah tersebut sekaligus diharapkan mampu memastikan pelaksanaan SPMB tetap mengutamakan kepentingan calon murid serta pemerataan akses pendidikan di setiap daerah.
Reporter: Ade RA









