Bungotv.co Muaro Jambi – Dalam 63 adegan yang diperagakan dalam rekonstruksi kasus meninggalnya tahanan di Polsek Kumpeh Ilir, belum terjawab siapa pemilik ikat pinggang dan siapa yang menggantung korban. Kasus meninggalnya tahanan di Mapolsek Kumpeh Ilir, Kabupaten Muaro Jambi, hingga saat ini masih menjadi misteri bagi keluarga korban. Selain belum terungkapnya kepemilikan ikat pinggang, juga belum jelas siapa yang menggantung Ragil.
Dalam rekonstruksi yang digelar Senin kemarin, ada 63 adegan yang diperagakan, tetapi belum ada jawaban mengenai siapa yang menggantung Ragil. Dua oknum polisi, Bripka Yuyun dan Brigadir Fiskal, mengaku telah menyiksa Ragil hingga tewas. Orang tua Muhammad Ragil Alfarisi, Ibnu Kasir, berharap agar kepolisian dapat mengungkap kematian anaknya secara transparan. Kematian Muhammad Ragil Alfarisi, yang berusia 20 tahun, memutuskan harapan masa depan orang tua Ibnu Kasir.
Ibnu Kasir menginginkan keadilan atas kejahatan yang dilakukan oleh kedua tersangka terhadap anaknya dan meminta agar mereka dihukum seberat-beratnya, karena telah menghilangkan nyawa anaknya yang menjadi harapannya.
Penulis : Amrizal fadli, Bungotv.









