Home / Batanghari

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:15 WIB

Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Batang Hari Capai 51 Kasus

Ilustrasi kasus kekerasan anak

Ilustrasi kasus kekerasan anak

Batang Hari, Bungotv.co – Pemerintah Kabupaten Batang Hari mencatat sebanyak 51 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terjadi sepanjang Januari hingga akhir Juni 2026. Dari jumlah tersebut, kasus kekerasan terhadap anak masih mendominasi, dengan pelecehan seksual menjadi bentuk kekerasan yang paling banyak dilaporkan.

Data tersebut disampaikan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) pada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Batang Hari. Pemerintah daerah menyebut tingginya angka kasus ini menjadi perhatian serius dan membutuhkan keterlibatan semua pihak dalam upaya pencegahan.

Baco Jugo :   Harga TBS Kelapa Sawit di Tingkat Petani Batang Hari Turun Menjadi Rp2.000 Per Kilogram

Kepala UPTD PPA DPPKBP3A Kabupaten Batang Hari, Neneng Eva Anggraeni, menjelaskan dari total 51 kasus yang ditangani, sebanyak 39 kasus melibatkan anak sebagai korban. Sementara itu, 12 kasus lainnya merupakan kekerasan yang dialami perempuan dewasa.

“Dari total 51 kasus yang kami tangani, mayoritas merupakan kasus kekerasan terhadap anak. Sedangkan untuk perempuan dewasa, sebagian besar merupakan kasus kekerasan dalam rumah tangga,” ujar Neneng Eva Anggraeni.

Ia menambahkan, untuk korban anak, jenis kasus yang paling banyak ditemukan adalah pelecehan seksual. Sementara pada korban perempuan dewasa, kasus yang mendominasi adalah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Baco Jugo :   Jelang Nataru, Stok Tabung Gas LPG 3 Kg Dipastikan Mencukupi

Selain itu, UPTD PPA juga mulai menerima laporan mengenai keterlibatan anak dalam kelompok geng motor atau gangster, yang menjadi fenomena baru dan memerlukan perhatian bersama.

Berdasarkan data yang dihimpun, wilayah Kecamatan Batin XXIV menjadi daerah dengan jumlah laporan kasus terbanyak hingga pertengahan tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Batang Hari berharap masyarakat tidak ragu melaporkan setiap dugaan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak agar korban dapat segera memperoleh perlindungan, pendampingan, dan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.

Reporter: Rudi

Share :

Baca Juga

Batanghari

91 Titik Api dan Titik Panas di Batanghari, Hanguskan 36,82 Hektare Lahan

Batanghari

Polisi Tangkap Dua Pelaku Curas Bersenjata Tajam di Batang Hari

Batanghari

Bahasa Daerah Mulai Tergerus, Pemkab Batang Hari Dorong Masuk Kurikulum Muatan Lokal

Batanghari

Pemkab Batang Hari Berikan Pendampingan Psikologis kepada Korban Dugaan Kekerasan Seksual
Bupati dan Ketua DPRD Batang Hari Sambut Kepulangan Jemaah Haji, Serahkan Santunan untuk Keluarga Almarhum

Batanghari

Bupati dan Ketua DPRD Batang Hari Sambut Kepulangan Jemaah Haji, Serahkan Santunan untuk Keluarga Almarhum

Batanghari

Belanja Pegawai Tembus Rp740 Miliar, Bupati Batang Hari Buka Peluang Rasionalisasi PPPK

Batanghari

Bandar dan Kurir Sabu Ditangkap di Sridadi, Polisi Sita 17 Paket Sabu

Batanghari

Kasus Dugaan Pencabulan Anak Tiri Dilimpahkan ke Polres Muaro Jambi