Batang Hari, Bungotv.co – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari mencatat sedikitnya empat titik terdampak bencana tanah longsor yang tersebar di dua kecamatan. Longsor tersebut mulai mengancam permukiman warga, bahkan satu rumah dilaporkan berada dalam kondisi kritis akibat tergerus tanah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Batang Hari, Solihin, mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim ke lapangan untuk melakukan verifikasi dan pendataan terhadap lokasi terdampak.
Berdasarkan hasil pendataan, empat titik longsor berada di Desa Pasar Terusan, Desa Malapari, Desa Napal Sisik, dan Kelurahan Sungai Rengas.
“Empat lokasi tersebut tersebar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Muara Bulian dan Kecamatan Maro Sebo Ulu. Di Kecamatan Muara Bulian terdapat tiga titik longsor, yaitu di Desa Pasar Terusan, Desa Napal Sisik, dan Desa Malapari. Sementara satu titik lainnya berada di Kelurahan Sungai Rengas, Kecamatan Maro Sebo Ulu,” ujar Solihin.
BPBD menyebut, dari seluruh titik terdampak, kondisi paling mengkhawatirkan terjadi di Desa Pasar Terusan. Satu unit rumah warga kini berada di ambang ambruk setelah bagian dapurnya mengalami kerusakan akibat longsor yang terus menggerus tanah di sekitar bangunan.
BPBD mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar bantaran sungai dan kawasan rawan longsor, agar meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan apabila ditemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau longsor susulan. Tim BPBD juga terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi potensi bencana lanjutan.
Reporter: Rudi









