Bungotv.co, Tanjung Jabung Timur – Bertempat di Desa Koto Kandis, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, BPDAS Batanghari melaksanakan launching areal model laboratorium alam rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS).
Areal model laboratorium alam rehabilitasi ini bertujuan untuk membangun masa depan alam yang berkelanjutan serta memiliki manfaat bagi hutan. Desa Koto Kandis merupakan salah satu desa yang sering terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), karena desa tersebut berbatasan langsung dengan Hutan Londrang.
Launching ini diresmikan oleh Direktur Teknik Konservasi Tanah dan Reklamasi Hutan, Sri Handayaningsih. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kadishut Provinsi Jambi, KPH Tanjung Jabung Timur, Forum DAS Jambi, serta Forkopimcam Dendang.

Dalam sambutannya, Sri Handayaningsih mengatakan bahwa laboratorium alam ini menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan melakukan pendekatan rehabilitasi berbasis masyarakat.
Ketua Kelompok Tani Gambut Bersahaja, Welas, mengucapkan terima kasih atas program rehabilitasi daerah aliran sungai oleh BPDAS Jambi dan telah melibatkan pihaknya dalam program rehabilitasi ini.
Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon. Dengan adanya laboratorium alam ini, diharapkan Desa Koto Kandis dapat menjadi contoh pengelolaan lahan berkelanjutan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Penulis : Suryanta, Bungotv.









