TANJAB TIMUR, Bungotv.co – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur menyikapi penurunan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani dengan menggelar rapat koordinasi bersama instansi terkait dan perusahaan pabrik kelapa sawit yang beroperasi di daerah tersebut.
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Riqo Yudha Wirja, memimpin rapat koordinasi yang dihadiri Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kasat Intel Polres Tanjung Jabung Timur, serta perwakilan tiga perusahaan pabrik kelapa sawit.
Dalam rapat tersebut, Riqo Yudha Wirja meminta seluruh perusahaan kelapa sawit mengacu pada harga TBS yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jambi setiap pekan. Ia menegaskan perusahaan harus menerapkan harga acuan resmi guna menjaga stabilitas harga dan melindungi kepentingan petani sawit.
Usai rapat, Riqo Yudha Wirja bersama Kasat Intel Polres Tanjung Jabung Timur dan tim Dinas Perkebunan dan Peternakan mengunjungi PT Surya Gemilang Agro Mandiri (SGAM) di Kelurahan Parit Culum II, Kecamatan Muara Sabak Barat. Mereka memeriksa langsung penerapan harga TBS di tingkat pabrik sekaligus memastikan perusahaan menjalankan ketentuan yang berlaku.
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur terus mengawasi pelaksanaan harga TBS di lapangan agar perusahaan tidak membeli hasil panen petani di bawah harga acuan yang ditetapkan pemerintah. Pemerintah daerah juga mendorong perusahaan untuk menjaga kemitraan yang sehat dengan petani.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur berupaya melindungi pendapatan petani sekaligus menjaga stabilitas perekonomian masyarakat yang bergantung pada sektor perkebunan kelapa sawit.
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur berharap seluruh perusahaan kelapa sawit mematuhi harga resmi yang berlaku. Pemerintah juga mengajak perusahaan dan petani membangun komunikasi yang baik agar kedua belah pihak dapat menjaga stabilitas harga TBS secara bersama-sama.
Selain menggelar rapat koordinasi, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur juga meningkatkan pengawasan di lapangan untuk memastikan seluruh pabrik menjalankan kebijakan harga sesuai aturan. Pemerintah daerah menilai langkah tersebut penting karena sektor perkebunan kelapa sawit menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.
Penulis: Suryanta









