Bungotv.co, Jambi – Dalam laporannya, Gubernur Al Haris menjelaskan, secara umum titik panas di Provinsi Jambi berada dalam rentang tingkat kepercayaan sedang (30–79%) dengan jumlah total hotspot periode 1 Januari – 26 Juli 2025 sebanyak 261 hotspot.
BMKG Sultan Thaha Jambi menghitung jumlah titik panas mulai dari tingkat kepercayaan sedang sebagai salah satu bentuk early warning system (EWS) dan pencegahan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi.Adapun salah satu strategi penanganan karhutla yang telah dilakukan adalah dengan menetapkan sebanyak 62 pos jaga Satgas Karhutla di 6 (enam) kabupaten rawan karhutla, yaitu Kabupaten Batanghari, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Tebo, dan Sarolangun dengan komposisi personel satgas terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, instansi terkait, dan masyarakat.

Kepala BNPB Suharyanto menyampaikan bahwa kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Jambi secara keseluruhan sudah dapat ditangani oleh satuan tugas di daerah. Setelah dilihat dari atas menggunakan helikopter di salah satu titik karhutla di Jambi, meskipun sampai saat ini belum masuk puncak musim kemarau, tetapi situasi di lahan yang terbakar di Desa Gambut Jaya, Kabupaten Muaro Jambi, sudah lebih baik dan terkendali.
Penulis : Reza Fender Rizky, Bungotv.









