Jambi, Bungotv.co – Pemerintah Provinsi Jambi bersama Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia menggelar rapat konsolidasi untuk memperkuat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dinilai tidak hanya berdampak signifikan pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan stimulus bagi ekonomi lokal.
Dalam keterangan persnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman, yang mewakili Gubernur Jambi, menyampaikan bahwa progres pelaksanaan program MBG di Jambi menunjukkan tren positif.
Hingga saat ini, tercatat sudah ada 205 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di wilayah Provinsi Jambi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 173 unit telah resmi beroperasi, sementara 32 unit lainnya sudah dalam posisi siap operasional.
“Kehadiran SPPG ini adalah garda terdepan dalam memastikan distribusi nutrisi sampai ke masyarakat. Kami melihat perkembangan yang sangat baik dalam kesiapan infrastruktur di lapangan,” ujar Sudirman.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Irjen Pol (Purn) Sony Sanjaya, menjelaskan bahwa rapat konsolidasi ini krusial untuk menyatukan persepsi seluruh pemangku kepentingan. Ia menekankan pentingnya sinergi agar program MBG berjalan dalam satu tujuan yang sama.
Sony menegaskan, prioritas utama program saat ini adalah meningkatkan asupan gizi bagi kelompok rentan, khususnya pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
“Seluruh elemen harus bergerak bersama. Fokus sasaran utama kita adalah ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita. Ini adalah kunci pencegahan stunting sebelum nantinya jangkauan program diperluas ke peserta didik,” tegas Sony Sanjaya.
Melalui koordinasi yang intensif ini, diharapkan program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan, sekaligus menciptakan ekosistem ekonomi baru melalui pemberdayaan Satuan Pelayanan di setiap daerah.
Penulis : Reza fender Risky, Bungotv.









