Jambi, Bungotv.co – Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah menyatakan sikap tegas lembaganya dalam menolak penurunan Participating Interest (PI) untuk daerah dari 10 persen menjadi sekitar 4,74 persen yang ditawarkan pihak PetroChina.
Penegasan tersebut disampaikan Hafiz Fattah usai menghadiri rapat paripurna DPRD Provinsi Jambi, Rabu kemarin. Hafiz menyebut angka PI (PI) yang ditawarkan saat ini jauh dari harapan dan dinilai tidak adil bagi kepentingan daerah.
Ketua DPRD Provinsi Jambi Hafiz Fattah berharap PI untuk Provinsi Jambi minimal di atas 7 persen. Menurut Hafiz Fattah jika angka tersebut tetap dipaksakan, DPRD Provinsi Jambi tidak akan tinggal diam dan siap menyuarakan penolakan secara terbuka ke Kementerian ESDM Republik Indonesia.
Hafiz Fattah menilai, penurunan tersebut tidak mencerminkan keberpihakan terhadap daerah yang selama ini menjadi bagian dari wilayah operasi.
“DPRD Provinsi Jambi menolak penurunan Participating Interest atau PI untuk daerah dari 10 persen menjadi sekitar 4,74 persen sebagaimana yang ditawarkan pihak PetroChina. Angka tersebut dinilai jauh dari harapan dan tidak adil bagi kepentingan daerah. Kami berharap PI untuk Provinsi Jambi minimal berada di atas 7 persen. Jika angka yang ditawarkan tetap dipaksakan, DPRD Provinsi Jambi siap menyuarakan penolakan secara terbuka ke Kementerian ESDM RI karena penurunan ini tidak mencerminkan keberpihakan terhadap daerah yang selama ini menjadi bagian dari wilayah operasi,” ujar M. Hafiz Fattah.
Penulis: Reza Fender Rizky, Bungotv.









