JAMBI, Bungotv.co – Gubernur Jambi Al Haris bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas), Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, dan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menghadiri peringatan Hari Jadi ke-80 Kota Jambi dan 625 Tahun Tanah Pilih Pusako Betuah.
Peringatan tersebut digelar dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Jambi yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi, Selasa.
Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menyebut Kota Jambi merupakan etalase Provinsi Jambi sekaligus barometer kemajuan daerah di Provinsi Jambi. Menurutnya, Kota Jambi menjadi wajah pertama yang dilihat masyarakat maupun tamu yang datang ke Jambi.
“Karena begitu turun di Kota Jambi, yang pertama terlihat adalah wajah Kota Jambi. Maka kota ini menjadi barometer bagi daerah lain di Provinsi Jambi,” ujar Al Haris.
Gubernur menilai perkembangan Kota Jambi dari masa ke masa menunjukkan kemajuan yang sangat pesat. Ia juga mengapresiasi berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Wali Kota Maulana.
Al Haris menegaskan Pemerintah Provinsi Jambi akan terus mendukung berbagai kebijakan dan program pembangunan Pemerintah Kota Jambi, termasuk dalam upaya penanganan banjir yang selama ini menjadi salah satu persoalan utama di ibu kota provinsi tersebut.
Menurutnya, pembangunan kolam retensi dilakukan secara kolaboratif antara Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kota Jambi, termasuk dalam proses pembebasan lahan yang saat ini masih berlangsung.
Selain itu, Al Haris juga meminta dukungan pemerintah pusat, khususnya Menko Pangan, untuk memperkuat usulan pembangunan Kampung Nelayan di Provinsi Jambi.
“Kita sudah mengajukan enam Kampung Nelayan, tiga di Tanjung Jabung Barat, tiga di Tanjung Jabung Timur, ditambah satu di Kota Jambi. Mudah-mudahan semuanya bisa terealisasi,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris turut menyampaikan apresiasi kepada Zulkifli Hasan atas dukungannya terhadap pembangunan apron Bandara Muara Bungo.
Ia menjelaskan, pembangunan apron tersebut akhirnya dapat direalisasikan pada tahun ini setelah mendapat dukungan komunikasi dengan Kementerian Perhubungan.
“Bahkan pada 15 Juni mendatang, Batik Air dijadwalkan mulai melakukan penerbangan perdana ke Bungo,” ungkapnya.
Selain fokus pada pembangunan wilayah timur, Pemerintah Provinsi Jambi juga terus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah barat. Salah satunya melalui pengembangan Bandara Kerinci yang diharapkan dapat segera dilakukan perpanjangan landasan pacu sehingga pesawat berbadan lebih besar dapat beroperasi.
Dalam kesempatan yang sama, Al Haris juga meminta dukungan percepatan pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung. Menurutnya, keberadaan pelabuhan tersebut sangat penting untuk menunjang distribusi komoditas unggulan Jambi.
Saat ini, komoditas seperti crude palm oil (CPO) dan batu bara masih banyak dikirim melalui pelabuhan di provinsi lain karena Jambi belum memiliki pelabuhan laut yang memadai.
Penulis: Reza Fender Rizky









