Home / Hukum / Jambi

Jumat, 27 September 2024 - 18:26 WIB

Persoalan Lahan Koperasi, Ratusan Warga Desa Betung Geruduk Kantor Bupati

Bungotv.co, Jambi –  Ratusan masyarakat Desa Betung, Kumpeh Ilir, Kabupaten Muaro Jambi, pada Selasa, 24 September 2024, mendatangi Kantor Bupati untuk melakukan aksi. Kedatangan mereka bertujuan untuk meminta agar pemerintah daerah menolak keberadaan koperasi produsen yang ada di wilayah Desa Betung, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi.

Baco Jugo :   Kasus Cabul,  Ayah Korban Minta Terdakwa Dihukum Berat

Salah seorang tokoh masyarakat, Madi, menyatakan bahwa masyarakat Desa Betung sebelumnya tidak pernah menjual lahan di kawasan koperasi tersebut. Oleh karena itu, mereka menolak dengan tegas adanya Koperasi Produsen Fajar Pagi, karena yang ada di sana hanya satu koperasi, yakni Koperasi Pajar Pagi. Masyarakat berharap kepada pemerintah untuk mendengarkan keluhan mereka.

Baco Jugo :   Sengketa Lahan, SDN 212 Kota Jambi Buka Posko Pendaftaran Ppdb Di Depan Sekolan 

Setelah beberapa waktu melakukan orasi di depan laman Kantor Bupati, para pengunjuk rasa akhirnya ditemui oleh perwakilan dari pemerintah, seperti Kadis Koperindag, Kepala Kesbangpol, dan Kabag Hukum, untuk melakukan diskusi di dalam Kantor Bupati.

Penulis : Yasri Nurhadi, Jambitv.

Share :

Baca Juga

Jambi

Raker, RDP dan RDPU Bersama Komisi II DPR RI, Al Haris Perjuangkan Nasib PPPK Penuh Waktu dan Paruh Waktu

Jambi

Gus Ipul Tinjau Calon Siswa Sekolah Rakyat di Jambi, Al Haris Dorong Daerah Siapkan Lahan

Jambi

Sekolah Rakyat Jambi Capai 70 Persen, Maulana Pastikan Siswa Berasal dari Keluarga Miskin

Jambi

Ribut Soal Lahan di Tanjab Timur, Pemprov Jambi Ungkap Status Hukum

Jambi

Al Haris Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Tanjab Timur

Jambi

Gubernur Al Haris Bersama Menko Pangan Zulhas Hadiri HUT Kota Jambi ke-80

Jambi

Jambi Dorong Pembangunan Panti Rehabilitasi, Polda Musnahkan Puluhan Kilo Sabu dan Ekstasi

Jambi

Penuh Khidmat, 61 Santri Ikuti Wisuda Akbar Tahfiz Ponpes Darel Huffaz Addaulaen 2026