Home / Batanghari / Bencana

Rabu, 24 Juli 2024 - 18:56 WIB

Waspada Karhutla, BPBD Batanghari Telah Usulkan Status Siaga Darurat Karhutla

BPBD Batanghari Telah Usulkan Status Siaga Darurat Karhutla

BPBD Batanghari Telah Usulkan Status Siaga Darurat Karhutla

Bungotv.co, Batanghari – Badan penanggulangan bencana daerah kabupaten Batanghari telah mengusulkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di kabupaten Batanghari kepada bupati Muhammad Fadhil Arief.

Sekretaris BPBD kabupaten Batanghari Syamral Lubis mengatakan, keputusan siaga darurat karhutla tersebut berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan unsur forkopimda yang dilaksanakan pada senin 22 juli 2024 kemarin. Bahkan sejauh ini pihaknya juga telah melakukan monitoring dan sosialisasi secara terus menerus, baik perseorangan maupun kelompok.

Baco Jugo :   Pasca Cuti Bersama, Bupati Fadhil Arief Pimpin Apel Gabungan

Syamral juga menjelaskan, bahwa saat ini masih menunggu surat edaran bupati batanghari terkait dengan penetapan status siaga darurat karhutla. Dimana pihaknya mengajukan untuk status tersebut berlaku mulai 22 juli kemarin sampai dengan 31 oktober mendatang. dan penetapan usulan status siaga darurat karhutla ini diajukan setelah dilakukan koordinasi dengan pemprov Jambi.

Baco Jugo :   Kasus DBD Meningkat, Masyarakat Diminta Untuk Waspada

Batanghari, Agustian, Bungo Tv.

Share :

Baca Juga

Batanghari

Polres Batang Hari dan Pemkab Perkuat Keamanan Lewat Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas

Batanghari

DPRD Batang Hari Akan Cek Ulang Hasil Pemeriksaan Timdu Terkait PT JDR

Batanghari

Satresnarkoba Batang Hari Amankan Bandar dan Kurir Sabu di Desa Aro

Batanghari

Rapat Dengar Pendapat, DPRD Gelar RDP Dugaan Pelanggaran Hak Pekerja PT JDR

Batanghari

Peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Fadhil Arief Jadi Inspektur Upacara

Batanghari

Geger! Warga Jelutih Temukan Mayat Pemuda Mengapung di Sungai Batanghari

Batanghari

Belum Punya Tapal Batas Definitif, 110 Desa di Batang Hari Rawan Konflik

Batanghari

Harga TBS Kelapa Sawit di Tingkat Petani Batang Hari Turun Menjadi Rp2.000 Per Kilogram