Home / Hukum / Kerinci / Sosial

Jumat, 12 Juli 2024 - 16:18 WIB

348 Pasangan Suami Istri di Kerinci dan Sungai Penuh Bercerai

348 Pasangan Suami Istri di Kerinci dan Sungai Penuh Bercerai-Dewi Wilona-JambiTV

348 Pasangan Suami Istri di Kerinci dan Sungai Penuh Bercerai-Dewi Wilona-JambiTV

Bungotv.co, SungaiPenuh – Sepanjang Januari hingga Juni 2024, angka perceraian di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh tercatat 348 perkara. Jumlah ini ternyata sedikit menurun jika dibandingkan tahun 2023.

Hal ini dijelaskan langsung oleh Panitra Muda Pengadilan Agama Sungai Penuh Sanusi Pane. Dirinya  mengatakan, angka perceraian di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh menurun jika dibandingkan 6 bulan terakhir tahun 2023. Dimana pada januari hingga Juni tahun ini ada 348 perkara perceraian yang masuk. Hal ini lebih rendah 5 persen dibandingkan 6 bulan pertama tahun 2023 sebanyak 378 perkara.

Baco Jugo :   Musibah Kebakaran, Sebuah Ruko Penjual Perabot Hangus Terbakar

“Enam bulan terakhir sebanyak 348 perkara. Hal ini lebih rendah dibandingkan 6 bulan pertama tahun 2023 sebanyak 378 perkara,” ungkap Sanusi

Sanusi Pane juga menambahkan, untuk jumlah kasuk perceraian selama tahun 2023 di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh mencapai 638 perkara perceraian. Kasus perceraian terbanyak adalah merupakan cerai gugat oleh wanita. Sementara untuk faktor terbanyak kasus perceraian adalah masalah ekonomi, perselingkuhan, judi online dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Baco Jugo :   Silaturahmi ke Pondok Pesantren, Kapolres dan Dandim Bute Santuni Santri Ponpes Babul Mu’Arrif

“Terbanyak tergugat dari pihak perempuan, dengan alasan faktor ekonomi, selingkuh, judi online dan KDRT,” tandasnya.

Sumber : jambitv.disway.id

Share :

Baca Juga

Bungo

Puluhan Hektar Sawah di Teluk Panjang Kekeringan, Petani Harap Bantuan Pompa Air

Hukum

Oknum Pegawai di Tebo Diduga Tipu Pasutri Rp80 Juta, Modus Janjikan Pekerjaan

Hukum

Sindikat Pencurian Modus Hipnotis Lintas Provinsi Dibongkar, Tiga Pelaku Ditangkap

Hukum

Polda Jambi Ambil Alih Penyelidikan Kasus Kematian Brigadir E di Tanjab Timur

Hukum

Misteri Kematian Brigadir Eko, Rumah Kos di Tanjab Timur Dipasang Garis Polisi

Hukum

Puskesmas Sebut Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu Kandung di Tebo Rutin Berobat

Hukum

Diduga Alami Gangguan Jiwa, Pria di Tebo Tega Habisi Nyawa Ibu Kandung

Bungo

Tim Gunjo Ringkus Oknum Mahasiswa, Diduga Curi Dompet Wali Murid