Home / Batanghari / Bencana

Rabu, 5 Juni 2024 - 18:34 WIB

Gangguan Transmisi Sutet, Tujuh Kecamatan Di Batanghari Masih Terdampak Mati Lampu

Bungotv.co, Batanghari – Dampak gangguan sistem transmisi saluran udara tegangan tinggi atau sutet di wilayah Lubuk Linggau Lahat, membuat pendistribusian listrik kepada pelanggan di wilayah kabupaten Batanghari padam. Bahkan sampai saat ini masih terdapat tujuh kecamatan di Batanghari yang belum menerima aliran listrik secara normal.

Baco Jugo :   Hasil PSU Pemilu 2024 di Batanghari, PKS Kalah Telak, PDIP Raih Suara Terbanyak

Supervisor tekhnik unit layanan pelanggan PLN Muara Bulian Rahmat Wijaya mengatakan, untuk proses normalisasi listrik sendiri masih dilakukan secara bertahap, dan kemungkinan pemadaman bergilir akan tetap terjadi, di wilayah kecamatan yang ada di batanghari. Sementara itu, proses pelaksanaan pengerjaan terhadap gangguan pun masih terus di upayakan petugas, dan pihak ULP PLN Muara Bulian sendiri belum dapat memastikan sampai kapan arus listrik kembali normal ke rumah pelanggan.

Baco Jugo :   Program Ketahanan Pangan, Penyerapan Gabah Kering Akan Disesuaikan Dengan Hasil Produksi

Rahmat pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan di wilayah unit layanan Muara Bulian, atas gangguan tersebut, dan  seluruh masyarakat diharapkan bersabar sampai proses normalisasi listrik selesai dilakukan.

Share :

Baca Juga

Batanghari

Antisipasi Kebocoran Data, Pemkab Batang Hari Larang ASN Gunakan Perangkat Lunak Ilegal

Batanghari

Segini Jumlah Penerima Program Makan Bergizi Gratis di Batang Hari 

Batanghari

BK DPRD Batang Hari Beri Teguran Tertulis Terhadap MH

Batanghari

DPRD Batang Hari Serahkan Sengketa PT JDR ke Disnaker Setelah RDP

Batanghari

Antisipasi Kemarau, Pemkab Batang Hari Siagakan 106 Penyuluh Pertanian

Batanghari

Jenazah ADP Diautopsi, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Batanghari

Bocah Hilang Tiga Hari Ditemukan Meninggal di Kolam Sawit

Batanghari

BPBD Sebut 22,28 Hektare Lahan Terbakar, Kecamatan Muara Bulian Jadi Wilayah Paling Dominan