Batang Hari, Bungotv.co – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batang Hari mencatat sebanyak 86 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah hukumnya selama periode Januari hingga akhir Juni 2026. Dari puluhan kecelakaan tersebut, sebanyak 24 orang meninggal dunia, sementara puluhan lainnya mengalami luka berat maupun luka ringan.
Kasat Lantas Polres Batang Hari, AKP Agung Prasetyo, mengatakan selain menyebabkan korban jiwa, kecelakaan lalu lintas juga mengakibatkan kerugian materi yang ditaksir mencapai lebih dari Rp119 juta.
“Dari 86 kasus kecelakaan yang terjadi, terdapat 24 korban meninggal dunia, 47 orang mengalami luka berat, dan 65 orang mengalami luka ringan, dengan total kerugian material mencapai lebih dari Rp119 juta,” ujar AKP Agung Prasetyo.
Berdasarkan hasil evaluasi Satlantas Polres Batang Hari, kendaraan yang paling banyak terlibat dalam kecelakaan adalah sepeda motor. Mayoritas kecelakaan dipicu oleh pengendara yang berusaha mendahului kendaraan lain tanpa memperhitungkan kondisi lalu lintas dari arah berlawanan.
Selain itu, wilayah Kecamatan Muara Bulian tercatat menjadi lokasi dengan jumlah kecelakaan lalu lintas terbanyak selama enam bulan pertama tahun 2026.
Satlantas Polres Batang Hari mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Pengendara diminta memastikan kondisi fisik dalam keadaan sehat, mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta tidak memaksakan diri melakukan perjalanan apabila sedang lelah atau sakit.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, kepolisian berharap angka kecelakaan di Kabupaten Batang Hari dapat terus ditekan sehingga keselamatan pengguna jalan semakin terjamin.
Reporter: Rudi









