BATANG HARI, Bungotv.co – Pemerintah Kabupaten Batang Hari melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) terus memberikan pendampingan psikologis kepada seorang anak yang menjadi korban dugaan kekerasan seksual oleh ayah tirinya di Kecamatan Maro Sebo Ulu.
Pendampingan dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan kondisi mental dan emosional korban pasca terungkapnya kasus tersebut. Selain itu, UPTD PPA juga berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memastikan penanganan korban berjalan secara menyeluruh.
Kepala UPTD PPA Kabupaten Batang Hari, Neneng Eva Anggraeni, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait kasus tersebut pada Selasa malam dan langsung melakukan langkah-langkah pendampingan terhadap korban.
Menurut Neneng, hasil asesmen awal menunjukkan korban mengalami kecemasan dan rasa kecewa yang cukup besar akibat peristiwa yang dialaminya. Kondisi tersebut membutuhkan perhatian serius agar tidak berdampak lebih jauh terhadap kesehatan mental dan tumbuh kembang anak.
“Saat ini korban mengalami rasa cemas dan kekecewaan yang cukup besar. Karena itu, tim psikolog UPTD PPA telah memberikan pendampingan psikologis untuk membantu proses pemulihan mental dan emosional korban,” ujarnya.
Ia menambahkan, proses pemulihan tidak hanya bergantung pada layanan psikologis, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari keluarga dan lingkungan sekitar. Oleh sebab itu, UPTD PPA akan terus melakukan pendampingan secara berkelanjutan agar korban dapat menjalani masa pemulihan dengan baik.
“Peran keluarga menjadi faktor yang sangat penting dalam proses pemulihan. Kami akan terus mendampingi korban hingga kondisi psikologisnya membaik,” tambah Neneng.
UPTD PPA Kabupaten Batang Hari juga mengimbau masyarakat untuk menghormati privasi korban, tidak menyebarluaskan identitas maupun informasi yang dapat memperburuk kondisi psikologis anak, serta mempercayakan proses hukum kepada aparat penegak hukum yang berwenang.
Penulis: Rudi









