Home / Batanghari

Sabtu, 8 Juli 2023 - 08:55 WIB

Empat Ruko Bbc Nunggak Terancam Di Segel

Empat Ruko Bbc Nunggak Terancam Di Segel

Empat Ruko Bbc Nunggak Terancam Di Segel

Bungotv.co, Batanghari – Sewa ruko milik pemerintah kabupaten Batanghari merupakan salah satu tambahan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah atau PAD, akan tetapi saat ini masih menjadi persoalan, dikarenakan terdapat sejumlah ruko Bulian bisnis center atau BBC yang mengalami tunggakan dan terancam di segel.

Kepala bidang perdagangan dinas perdagangan koperasi usah kecil dan menengah kabupaten Batanghari Edi Sabara mengatakan, sejauh ini petugas telah berupaya melayangkan surat teguran ketiga kepada penyewa ruko tersebut, namun sampai saat ini belum mendapatkan respon dari pihak penyewa. Pemkab pun akan berlaku tegas apabila sewa ruko tak kunjung di bayarkan, dengan melakukan penyegelan.  mayoritas tunggakan yang belum dibayarkan oleh pihak penyewa sendiri selama satu tahun.

Baco Jugo :   Jelang Pilkada 2024, Fadhil Arief dan Istri Silaturahmi Bersama Warga Perumnas

Sementara itu, upaya penagihan tunggakan ini dilakukan guna menerbitkan pengelola pendapatan daerah yang hingga kini masih sering menjadi temuan BPK. dan saat ini tercatat dari masing masing ruko menunggak sebesar tujuh juta rupiah, jadi total keempatnnya mencapai 28 juta rupiah.

Share :

Baca Juga

Batanghari

Pasca Insiden di Merangin, SAD Batang Hari Serahkan 20 Senjata Api Rakitan ke Polisi

Batanghari

Kejari Batang Hari Musnahkan Ratusan Barang Bukti dari 34 Perkara Pidana

Batanghari

Kejari Batang Hari Tahan Kades Lopak Aur, Kerugian Negara Capai Rp542 Juta

Batanghari

Hindari Truk dari Arah Berlawanan, Truk Pengangkut Kerupuk Terguling

Batanghari

Dishub Batang Hari Perketat Pengawasan Truk Batubara yang Masuk Jalur Kota

Batanghari

Satpol PP Batang Hari Amankan 11 Orang, Terdiri Dari 8 Anak Punk Dan 3 Wanita

Batanghari

Dugaan Korupsi Pupuk Subsidi Rp2,6 Miliar, Kejari Batang Hari Tahan Direktur CV CY

Batanghari

ISPU Batang Hari Turun ke Angka 96, Kualitas Udara Masuk Kategori Sedang