Muara Bungo, Bungotv.co – Sebanyak 179 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bungo memasuki masa pensiun sepanjang tahun 2026. Jumlah tersebut didominasi tenaga pendidik, sehingga pemerintah daerah mulai mengantisipasi potensi kekurangan pegawai, terutama pada sektor pendidikan dan kesehatan.
Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Bungo, dari total 179 ASN yang pensiun terdiri dari 15 pejabat struktural, 56 tenaga teknis, 93 tenaga fungsional guru jenjang SD dan SMP, serta 15 tenaga kesehatan yang bertugas di puskesmas, Dinas Kesehatan, hingga rumah sakit daerah.
Kepala BKPSDMD Kabupaten Bungo melalui Kepala Bidang Pengadaan, Informasi, dan Kesejahteraan, Afrizal Nurdin mengatakan tingginya angka pensiun, khususnya pada formasi guru, menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“tenaga fungsional guru 93 orang baik itu SD dan SMP,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah tidak dapat lagi mengangkat tenaga honorer di luar ketentuan yang mengatur rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS). Karena itu, diperlukan langkah alternatif agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.
Sebagai solusi sementara, sekolah maupun instansi terkait disarankan memanfaatkan tenaga kerja sukarela (TKS) yang pembiayaannya dapat dialokasikan melalui komite sekolah atau sumber pendanaan resmi lainnya, sesuai ketentuan yang berlaku.
BKPSDMD berharap langkah tersebut mampu menjaga kelancaran roda pemerintahan, khususnya pelayanan di bidang pendidikan dan kesehatan, hingga kebutuhan pegawai dapat dipenuhi melalui mekanisme rekrutmen ASN sesuai regulasi pemerintah.
Reporter: Agustian









