Home / Tanjung Jabung Barat

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:46 WIB

Sepanjang 2026, BPBD Catat 311 Titik Panas di Tanjab Barat

TANJUNG JABUNG BARAT, Bungotv.co – Cuaca panas yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam beberapa bulan terakhir meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menyikapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjab Barat mengintensifkan langkah pencegahan dan mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Minimnya curah hujan membuat sejumlah wilayah di Tanjab Barat semakin kering dan rentan mengalami kebakaran lahan. Berdasarkan data BPBD Tanjab Barat, sepanjang tahun 2026 terdeteksi sebanyak 311 titik panas (hotspot).

Kecamatan Betara menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni mencapai 178 titik panas. Sementara itu, Kecamatan Bram Itam mencatat 67 hotspot, dan Kecamatan Batang Asam sebanyak 40 hotspot.

Baco Jugo :   Bpbd Sebut 3 Hektar Lahan Terbakar Di Dusun Kampung Tengah

Ketiga kecamatan tersebut dinilai sebagai daerah yang paling rawan mengalami karhutla selama musim kemarau berlangsung.

Untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran, BPBD Tanjab Barat terus berkoordinasi dengan BMKG Provinsi Jambi, BPBD Provinsi Jambi, dan instansi terkait lainnya.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendukung pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau hujan buatan. Program tersebut telah berjalan sejak pertengahan Mei dan dijadwalkan berlangsung hingga 12 Juni 2026.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Tanjab Barat, Samsuhadi, mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran yang meluas.

Baco Jugo :   Pilkada 2024, Di Dampingi Istri, Para Kandidat Nyoblos di TPS Masing-Masing

Menurut Samsuhadi, pencegahan karhutla membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat. Membuka lahan tanpa membakar dinilai menjadi langkah paling efektif untuk menekan risiko kebakaran yang dapat merusak lingkungan serta mengganggu kesehatan masyarakat.

BPBD Tanjab Barat juga telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana penanganan karhutla. Fasilitas tersebut meliputi armada pemadam kebakaran dan pemanfaatan Embung Muntialo sebagai sumber air untuk mendukung proses pemadaman apabila terjadi kebakaran.

Penulis: Ardyan Saputra

Share :

Baca Juga

Tanjung Jabung Barat

Kebutuhan BBM Nelayan Meningkat, SPBUN dan Pemkab Tanjab Barat Ajukan Tambahan Kuota ke Pertamina

Tanjung Jabung Barat

Menkes Evaluasi Total Program Dokter Internship Usai Kunjungan ke RSUD KH Daud Arif

Tanjung Jabung Barat

Pelantikan Pejabat: Anwar Sadat Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Integritas

Tanjung Jabung Barat

Bupati Anwar Sadat Tinjau Pelaksanaan TKA 2026 di Sejumlah Sekolah

Tanjung Jabung Barat

Truk Trailer Terguling, Arus Lalu Lintas Timur Sumatera Sempat Alami Kemacetan

Tanjung Jabung Barat

Pasca Libur Lebaran, Terdata 22 Ribu Pemudik Lintasi Dua Pelabuhan di Kuala Tungkal

Tanjung Jabung Barat

Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal.

Tanjung Jabung Barat

Mudik Gratis Arus Balik, Pemkab Tanjab Barat Ringankan Beban Masyarakat.