Tanjung Jabung Barat, Bungotv.co – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) resmi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Dokter Internship Indonesia (PIDI). Langkah ini diambil menyusul kunjungan kerja jajaran Kemenkes ke RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, baru-baru ini.
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyoroti sejumlah persoalan krusial yang dinilai perlu segera dibenahi, baik di tingkat daerah maupun secara nasional. Evaluasi besar-besaran ini dipicu oleh meningkatnya perhatian publik terhadap keselamatan para peserta program, menyusul adanya laporan kasus meninggalnya dokter internship dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa meski program ini telah berjalan selama hampir sepuluh tahun, dinamika di lapangan menunjukkan perlunya perbaikan sistemik.
“Melihat dinamika yang terjadi, perlu dilakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujar Menkes dalam keterangannya.
Dalam upaya menjamin keselamatan dan kesejahteraan dokter internship, Menkes memaparkan empat poin utama yang akan segera dievaluasi dan diimplementasikan secara ketat Pembatasan Jam Kerja, Evaluasi Bantuan Hidup, Standarisasi Wahana, dan Fleksibilitas Cuti.
Menkes Budi Gunadi Sadikin berharap hasil evaluasi ini tidak hanya menjadi catatan internal Kemenkes, tetapi juga menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah selaku penyedia fasilitas kesehatan lokal.
Perbaikan ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem kerja yang lebih sehat dan aman bagi para dokter muda dalam mengabdi kepada masyarakat.
Ardyan Saputra, Tnjung Jabung Barat, Bungotv.









