Tanjung Jabung Barat, Bungotv.co – Kabupaten Tanjung Jabung Barat masih tergolong memiliki jumlah rumah tidak layak huni yang cukup tinggi. Tak hanya itu, banyak nelayan setempat juga belum memiliki kapal dan alat tangkap sendiri.
Sebagai bentuk komitmen pembangunan, Pemprov Jambi menyalurkan bantuan sosial untuk masyarakat yang membutuhkan, khususnya di Tanjab Barat. Bantuan yang disalurkan di antaranya bedah rumah, bantuan korban kebakaran, bantuan kapal mini dan alat tangkap untuk nelayan, serta bantuan UMKM.
Gubernur Jambi, Alharis, menyampaikan bahwa kehadiran Pemprov di Tanjab Barat merupakan upaya percepatan pembangunan. Pihaknya menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran di desa sungai dualap, bantuan kapal mini, alat tangkap, serta bantuan UMKM.
Alharis menegaskan bahwa bantuan tersebut dapat tersalur berkat sinergi antara Pemprov Jambi, DPRD Provinsi dapil Tanjab Barat, dan pemkab tanjab barat. Ia berharap sinergi tersebut terus terjaga agar pemerataan pembangunan dapat berjalan optimal. Di sisi lain, seorang warga Sungai Saren, Saidi, mengaku nyaris 64 tahun tinggal di rumah tak layak huni. Setiap hujan, rumahnya selalu bocor dan membuatnya tak bisa tidur dengan nyenyak.
Pada tahun 2025, Rumah Saidi akhirnya dibedah melalui program Pemprov Jambi dan Pemkab Tanjab Barat. Saidi mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jambi karena kini ia memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman.
Penulis : Ardyan Saputra, Bungotv.









