Home / Muaro Jambi

Senin, 13 Oktober 2025 - 18:31 WIB

Harga Emas Melambung, Catat Rekor Tertinggi, Nilai Transaksi Emas Rendah

Bungotv.co, Muaro Jambi – Harga perhiasan emas di Pasar Tradisional Sengeti, Muaro Jambi semakin naik melonjak. Kini, harga emas mencapai 13 juta rupiah per suku atau seberat 6,7 gram. Kenaikan harga sudah mulai terjadi sejak Maret lalu, dari harga 10 juta rupiah per satu sukunya, dan kini harga emas terus naik.

Baco Jugo :   Libur Panjang, Ribuan Kendaraan Belum Dikenakan Tarif di Tol Sebapo

Menurut salah seorang pedagang emas, Rahman mengatakan, harga emas mencatat rekor tertinggi di Pasar Sengeti, Muaro Jambi. Tingginya harga emas dipengaruhi pelemahan nilai tukar dolar dan ketidakpastian global. Pedagang memprediksi harga emas akan bertahan di angka 13 juta rupiah per satu sukunya.

Tingginya harga emas berdampak buruk terhadap transaksi di toko perhiasan emas, baik masyarakat yang membeli maupun menjual emas mereka. Sebelumnya, masyarakat banyak membeli emas untuk investasi. Namun kini masyarakat enggan membeli karena takut harga emas anjlok pada saat membeli emas di harga yang tinggi.

Baco Jugo :   Potensi Hujan Tinggi, BMKG Jambi Minta Masyarakat Waspada Bencana Hidrometeorologi

Penulis : Amrizal Fadli, Bungotv.

Share :

Baca Juga

Muaro Jambi

Bupati BBS Lantik Pengurus Yayasan Pseko Melayu Jambi, Dorong Pelestarian Budaya Melayu

Muaro Jambi

Bupati BBS Tinjau Korban Kebakaran di Desa Sogo, Salurkan Bantuan Darurat

Muaro Jambi

Bupati BBS Tinjau Infrastruktur Pendidikan, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Fasilitas Sekolah

Muaro Jambi

Bupati BBS Fokus Bangun Konektivitas Jalan untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Muaro Jambi

Muaro Jambi

Bupati Bambang Bayu Suseno Resmikan Jembatan Bentari, Hasil Gotong Royong Warga Betung

Muaro Jambi

Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan, Wabup Jun Mahir Lantik 183 Kepala TK, SD, dan SMP

Muaro Jambi

Potret Buram Pendidikan di Muaro Jambi: SDN 232 Tanjung Lebar Krisis Guru dan Ruang Kelas

Muaro Jambi

Ironi di Muaro Jambi: Belasan Tahun Dua Dusun Gelap Gulita, Anak-Anak Belajar di Bawah Kepulan Asap Solar