Muaro Jambi, Bungotv.co – Di tengah modernisasi, potret miris masih menyelimuti warga Dusun Lima Tanjung Mandiri dan Dusun Tiga Pangkalan Rajo, Desa Tanjung Lebar, Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muaro Jambi. Sudah belasan tahun, ratusan warga di wilayah ini bertahan hidup tanpa aliran listrik dari PLN.
Saat malam tiba, dua dusun ini seketika sunyi. Tidak ada suara televisi maupun radio, bahkan sinyal internet pun nihil. Warga hanya mengandalkan lampu panel surya sederhana yang kekuatannya hanya bertahan sekitar tiga jam.
Ketua RT 10 Desa Tanjung Lebar, Hamidi, mengungkapkan kekecewaannya lantaran infrastruktur berupa tiang listrik sebenarnya sudah terpancang sejak tahun 2015. Namun hingga kini, kabel dan aliran daya tak kunjung dipasang.
“Tiang listrik sudah ada sejak 2015, tapi sampai sekarang belum ada aliran. Seolah-olah hanya menjadi pemanis saja, karena fungsi utamanya tidak kami rasakan,” ujar Hamidi.
Untuk mendapatkan sedikit penerangan, beberapa warga mengandalkan mesin diesel pribadi. Namun karena keterbatasan alat dan biaya operasional, mesin tersebut hanya mampu beroperasi selama enam jam.
Kondisi ini memberikan dampak yang sangat berat bagi ibu rumah tangga dan anak-anak usia sekolah. Samuti, salah seorang warga setempat, menceritakan betapa sulitnya beraktivitas di dapur setelah pulang dari ladang. Mereka terpaksa memasak dalam kondisi gelap dengan penerangan seadanya.
Kondisi lebih memprihatinkan dialami anak-anak saat harus belajar di malam hari. Tanpa lampu listrik, mereka terpaksa menggunakan “lampu batok” berbahan bakar solar.
“Anak-anak kalau belajar pakai lampu solar. Matanya sering sakit karena terkena kepulan asap, jadi belajar pun tidak bisa maksimal,” keluh Samuti.
Sebanyak 600 Kepala Keluarga (KK) di dua dusun tersebut kini menaruh harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dan pihak PLN. Mereka sangat mendambakan keadilan energi, mengingat desa tetangga mereka sudah lama menikmati terangnya aliran listrik.
Warga berharap pemerintah segera merealisasikan janji penerangan agar standar hidup dan kualitas pendidikan anak-anak di Desa Tanjung Lebar dapat meningkat.
Penulis : Amrizal Fadli, Bungotv.









