Home / Muaro Jambi

Rabu, 29 Januari 2025 - 18:09 WIB

Libur Panjang, Ribuan Kendaraan Belum Dikenakan Tarif di Tol Sebapo

Bungotv.co, Muaro Jambi – Ruas jalan tol Muaro Sebapo – Bayung Lincir dimanfaatkan masyarakat atau pemudik dari Jambi menuju Sumatra Selatan atau sebaliknya, di momen libur panjang akhir pekan. Pengguna jalan yang melintas di tol ini belum dikenakan tarif. Namun, untuk akses masuk, pengendara harus menggunakan kartu pembayaran elektronik.

Baco Jugo :   Polres Muaro Jambi Gelar Simulasi Pengamanan Pilkada Serentak

Manager Area Tol Muaro Sebapo, Abi Rafdi, mengatakan bahwa hingga kini pihaknya masih menunggu petunjuk teknis mengenai besar tarif yang akan diberlakukan di Tol Muaro Sebapo – Bayung Lincir dari pemerintah pusat.

Pada momen libur panjang Januari, dalam sehari, ada sekitar 5.000 hingga 6.000 kendaraan yang melintas di ruas tol sepanjang 34 kilometer tersebut. Untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna, pihak tol menyediakan fasilitas kamar mandi dan tempat beristirahat di gerbang tol. Selain itu, kendaraan patroli, ambulans, dan mobil derek juga disiagakan di ruas tol Muaro Sebapo – Bayung Lincir pada momen libur panjang tahun 2025.

Baco Jugo :   Dua Parpol Tidak Perbaiki Berkas Bacaleg Terancam Gugur

Penulis : Amrizal Fadli, Bungotv.

Share :

Baca Juga

Muaro Jambi

Bupati BBS Lantik Pengurus Yayasan Pseko Melayu Jambi, Dorong Pelestarian Budaya Melayu

Muaro Jambi

Bupati BBS Tinjau Korban Kebakaran di Desa Sogo, Salurkan Bantuan Darurat

Muaro Jambi

Bupati BBS Tinjau Infrastruktur Pendidikan, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Fasilitas Sekolah

Muaro Jambi

Bupati BBS Fokus Bangun Konektivitas Jalan untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Muaro Jambi

Muaro Jambi

Bupati Bambang Bayu Suseno Resmikan Jembatan Bentari, Hasil Gotong Royong Warga Betung

Muaro Jambi

Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan, Wabup Jun Mahir Lantik 183 Kepala TK, SD, dan SMP

Muaro Jambi

Potret Buram Pendidikan di Muaro Jambi: SDN 232 Tanjung Lebar Krisis Guru dan Ruang Kelas

Muaro Jambi

Ironi di Muaro Jambi: Belasan Tahun Dua Dusun Gelap Gulita, Anak-Anak Belajar di Bawah Kepulan Asap Solar