Home / Bencana / Muaro Jambi

Kamis, 3 Juli 2025 - 18:14 WIB

Waspada Karhutla, BPBD Catat Dua Kasus Kebakaran di Muaro Jambi

Bungotv.co, Muaro Jambi – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi beberapa waktu lalu telah menetapkan status siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pasca penetapan tersebut di musim kemarau tahun 2025 ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muaro Jambi telah mencatat dua lokasi yang mengalami kebakaran hutan dan lahan.

Baco Jugo :   Pasca Dilanda Banjir, Warga Lakukan Pembersihan Sungai

Dua titik kebakaran tersebut terjadi di Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, dengan luasan lahan yang terbakar kurang lebih 10 tumbuk. Kemudian di Desa Talang Duku, Kecamatan Taman Rajo, terdapat sekitar 1 hektare lahan yang terbakar.

Plt Kalaksa BPBD Kabupaten Muaro Jambi, Alias, mengatakan bahwa berkat koordinasi dan penanganan intensif dari TNI-Polri, BPBD, dan Manggala Agni, kebakaran berhasil dipadamkan secara cepat sehingga tidak meluas ke lahan lainnya.

Baco Jugo :   Karhutla, 20 Hektar Lahan di Desa Singoan Hangus Terbakar

Pihaknya akan terus melakukan sosialisasi baik kepada masyarakat maupun perusahaan-perusahaan terkait, guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Penulis : Amrizal Fadli, Bungotv.

Share :

Baca Juga

Muaro Jambi

Bupati BBS Lantik Pengurus Yayasan Pseko Melayu Jambi, Dorong Pelestarian Budaya Melayu

Muaro Jambi

Bupati BBS Tinjau Korban Kebakaran di Desa Sogo, Salurkan Bantuan Darurat

Muaro Jambi

Bupati BBS Tinjau Infrastruktur Pendidikan, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Fasilitas Sekolah

Muaro Jambi

Bupati BBS Fokus Bangun Konektivitas Jalan untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Muaro Jambi

Muaro Jambi

Bupati Bambang Bayu Suseno Resmikan Jembatan Bentari, Hasil Gotong Royong Warga Betung

Muaro Jambi

Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan, Wabup Jun Mahir Lantik 183 Kepala TK, SD, dan SMP

Muaro Jambi

Potret Buram Pendidikan di Muaro Jambi: SDN 232 Tanjung Lebar Krisis Guru dan Ruang Kelas

Muaro Jambi

Ironi di Muaro Jambi: Belasan Tahun Dua Dusun Gelap Gulita, Anak-Anak Belajar di Bawah Kepulan Asap Solar