Home / Hukum / Sarolangun

Senin, 30 September 2024 - 18:39 WIB

221 Perempuan di Sarolangun Ajukan Perceraian, Judi Online Jadi Penyebab Utama

Bungotv.co, Sarolangun – Sejak Januari hingga September 2024, Kabupaten Sarolangun mencatat 292 kasus perceraian. Judi online menjadi penyebab paling umum yang memicu perceraian di daerah ini.

Angka perceraian di Sarolangun cukup tinggi, dengan 292 perkara yang masuk ke Pengadilan Agama Sarolangun selama periode tersebut. Paling banyak, perceraian disebabkan oleh judi online.

Baco Jugo :   Penyalahgunaan Narkoba: Warga dan Polisi Bakar Bangunan Diduga Markas Narkoba

Juru Bicara Pengadilan Agama Sarolangun, Windi Mariastuti, menjelaskan bahwa dari total kasus, sebanyak 221 merupakan gugatan perceraian yang diajukan oleh perempuan kepada suami. Ia menambahkan bahwa judi online berdampak negatif pada ekonomi keluarga, menyebabkan banyak istri tidak tahan lagi dan memutuskan untuk bercerai. Selain judi, perselisihan dalam keluarga dan adanya orang ketiga juga menjadi faktor penyebab perceraian.

Baco Jugo :   Sidang Pledoi Kasus Mutilasi, Penasehat Hukum Terdakwa Ajukan Pembelaan

“Sebagian besar yang mengajukan perceraian adalah perempuan, sekitar 221 orang. Umumnya, alasan yang diajukan adalah perselisihan dan pertengkaran yang disebabkan oleh faktor ekonomi, seperti suami yang malas bekerja karena terjebak judi online,” ungkap Windi.

Sumber : https://jambitv.disway.id/

Share :

Baca Juga

Batanghari

Dugaan Korupsi Pupuk Subsidi Rp2,6 Miliar, Kejari Batang Hari Tahan Direktur CV CY

Hukum

Polisi Amankan 9 Pelajar di Tebo, Enam Bilah Senjata Tajam Disita

Hukum

Terdakwa Kasus Pencabulan Santriwati di Tebo Menangis saat Pledoi

Bungo

Polres Bungo Tindak Tegas Pembakaran Lahan, Satu Pria Diamankan

Hukum

Oknum ASN DLH-Hub Tebo Resmi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan

Hukum

Oknum Pegawai di Tebo Diduga Tipu Pasutri Rp80 Juta, Modus Janjikan Pekerjaan

Hukum

Sindikat Pencurian Modus Hipnotis Lintas Provinsi Dibongkar, Tiga Pelaku Ditangkap

Hukum

Polda Jambi Ambil Alih Penyelidikan Kasus Kematian Brigadir E di Tanjab Timur