Home / Batanghari / Kesehatan

Minggu, 9 Juli 2023 - 11:09 WIB

78 Orang Di Batanghari Terjangkit Dbd

Bungotv.co, Batanghari – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) Saat Ini Masih Menjadi Perhatian Khusus Oleh Pemerintah Kabupaten Batanghari. Dimana Berdasarkan Data Resmi Dari Dinas Kesehatan Daerah Setempat Sejak Awal Januari Hingga Juni 2023 Tercatat Ada Sebanyak 78 Orang Dinyatakan Terserang DBD Dengan Rata-Rata Penderitanya Masyarakat Berusia Produktif.

Baco Jugo :   Pantauan Harga Pasar, Harga Cabai Merah Sempat Menyentuh Angka 100 Ribu Per Kilogram

Kepala Bidang Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari Nurjali Mengatakan Puluhan Kasus DBD Ini Tersebar Di Seluruh Kecamatan, Namun Kecamatan Muara Bulian Masih Paling Mendominasi Kasus DBD Tersebut. Salah Satu Faktor Atau Penyebab Tingginya Kasus DBD Ini Dikarenakan Masyarakat Masih Enggan Menerapkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat.

Baco Jugo :   Wabup Bakhtiar Sambut Kepulangan Jamaah Haji Asal Batanghari

Sementara Itu, Seluruh Pasien Penderita DBD Sudah Ditangani Dengan Baik, Dan Sejauh Ini Tidak Ada Pasien Yang Meninggal Dunia Akibat Terserang Penyakit Dbd Tersebut. Menurut Nurjali, Kasus Ini DBD Mengalami Peningkatan Yang Cukup Signifikan Dalam Kurun Waktu Tiga Bulan Terakhir Dengan Jumlah Penambahan Kasus Sebanyak 52 Orang.

Share :

Baca Juga

Batanghari

Semalam Grebek 5 Lokasi, Tim Kuda Hitam Tangkap 6 Tersangka Narkoba

Batanghari

Pengendara Motor di Muara Bulian Tewas, Penumpang Luka Berat

Batanghari

Warga Desa Ture Tenggelam di Sungai Batanghari, Ditemukan Meninggal Setelah Empat Jam Pencarian

Batanghari

Modus Tulisan “Aspal Panas”, Sopir Truk Batubara Positif Narkoba Diamankan Polisi

Batanghari

86 Kasus Kecelakaan Terjadi di Batang Hari Selama Semester I 2026

Batanghari

158 Truk Angkutan Batubara Ditilang, Nekat Melintas Jalur Terlarang dan Over Dimensi

Batanghari

Puluhan Warga Datangi Tiga Rumah Terduga Pengedar Narkoba di Rantau Kapas Mudo

Batanghari

PPDB Batang Hari: Ratusan Sekolah Lain Masih Kekurangan