Home / Batanghari / Bencana

Jumat, 1 November 2024 - 14:56 WIB

Karhutla, BPBD Resmi Perpanjang Status Karhutla di Batanghari

Bungotv.co, Batanghari – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Batanghari yang sebelumnya dijadwalkan berakhir pada 31 Oktober 2024, kini resmi diperpanjang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mengambil langkah ini sebagai respons terhadap kondisi cuaca yang masih panas dan potensi kebakaran yang tetap mengancam wilayah tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batanghari, Ansori, mengonfirmasi bahwa status tanggap darurat Karhutla diperpanjang hingga 30 November mendatang. “Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi cuaca yang masih ekstrem. Kami melihat potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan masih sangat tinggi,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa baru-baru ini telah terjadi kebakaran lahan perkebunan sawit seluas enam hektar, yang menjadi salah satu indikasi bahwa situasi ini perlu ditangani dengan serius.

Baco Jugo :   Jaminan Kesehatan, Pemkab Klaim 306.173 Orang Telah Miliki Jaminan Kesehatan

Dalam menghadapi suhu panas yang berkepanjangan, BPBD mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, kecuali jika sangat diperlukan. “Kami menghimbau warga untuk tetap di dalam rumah selama suhu tinggi ini, terutama bagi anak-anak dan lansia yang lebih rentan terhadap cuaca ekstrem,” lanjut Ansori.

Lebih lanjut, BPBD menekankan pentingnya kesadaran masyarakat mengenai praktik pembakaran lahan. “Kami mengingatkan semua pihak untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Tindakan ini hanya akan memperburuk situasi dan dapat menyebabkan kebakaran yang lebih besar,” tegasnya. Dengan perpanjangan status tanggap darurat ini, diharapkan masyarakat lebih waspada dan berperan aktif dalam pencegahan kebakaran hutan.

Baco Jugo :   Kebakaran Hebat di Toko Elektronik Bungo

Pihak BPBD juga sedang mempersiapkan berbagai langkah strategis untuk mengatasi potensi kebakaran, termasuk penempatan personel di titik-titik rawan dan koordinasi dengan instansi terkait. “Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk memastikan upaya pencegahan ini berjalan efektif,” tutup Ansori.

Kondisi cuaca yang tidak menentu dan meningkatnya suhu menjadikan perhatian semua pihak sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya bencana yang lebih besar.

Penulis : Agustian, Bungotv.

Share :

Baca Juga

Batanghari

Swasembada Pangan, Petani Pasar Terusan Lakukan Musim Tanam Dua Kali
work from home atau WFH

Batanghari

Pemkab Batang Hari Mulai Terapkan WFH Setiap Jumat

Batanghari

Cegah Tindak Kejahatan, Ratusan Warga Binaan Lapas Muara Bulian Digeledah dan Dites Urine

Batanghari

Perencanaan Penerapan WFH, Pemkab Batang Hari Masih Akan Kaji Perencanaan WFH

Batanghari

Dua Peserta dari Suku Anak Dalam Ikuti Seleksi Polri 2026.

Batanghari

Operasi Ketupat 2026, Satlantas Polres Batang Hari Catat Ada Dua Kasus Kecelakaan

Batanghari

Program Makan Bergizi Gratis, Enam Dapur MBG Sudah Beroperasi
Arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah di Batanghari

Batanghari

Pasca Libur Lebaran, Arus Balik Mulai Alami Peningkatan