Batang Hari, Bungotv.co – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batang Hari akan memperketat pengawasan terhadap truk angkutan batubara yang nekat melintasi jalur perkotaan Muara Bulian. Langkah ini dilakukan menyusul laporan masih adanya armada bertonase besar yang menerobos jalan kabupaten, meski jalur tersebut dilarang untuk dilintasi angkutan batubara.
Pengawasan akan difokuskan pada sejumlah titik rawan, terutama kawasan Aek Meliuk hingga Jalan Baru Muara Bulian. Dishub juga akan menambah personel untuk memastikan tidak ada lagi truk batubara yang melanggar aturan.
Sekretaris Dishub Batang Hari, Ricky Cahyono mengatakan sebelumnya petugas telah disiagakan di beberapa titik, di antaranya Simpang AMD dan Simpang Rumah Sakit.
Namun, setelah menerima laporan masih adanya sopir yang melintasi kawasan terlarang, pihaknya akan menambah titik pengawasan di tiga lokasi yang menjadi perhatian khusus.
“sejumlah sopir diduga memanfaatkan kondisi jalan yang sepi pada tengah malam untuk menghindari pengawasan petugas,” katanya.
Untuk mengantisipasi pelanggaran tersebut, Dishub bersama Satlantas Polres Batang Hari akan meningkatkan patroli sekaligus memberikan sanksi tilang terhadap armada yang kedapatan melanggar.
“Jumlah personel yang sebelumnya tujuh orang setiap malam akan ditambah menjadi sepuluh orang,” jelas Ricky.
Penambahan personel ini diharapkan mampu mempersempit ruang gerak truk batubara yang masih nekat memasuki jalur perkotaan.
Dishub Batang Hari menegaskan pengawasan akan dilakukan secara lebih intensif, sehingga aturan pembatasan kendaraan bertonase besar di jalan kabupaten dapat dipatuhi dan aktivitas masyarakat di kawasan Muara Bulian tetap berjalan aman dan lancar.
Reporter: Rudi











