Tanjab Timur, Bungotv.co – Rekonstruksi kasus meninggalnya Brigadir EWS yang digelar Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi melalui Tim Jatanras menjadi perhatian kuasa hukum salah satu tersangka. Bernard Sinaga, S.H., M.H., menyoroti adegan yang memperlihatkan upaya membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
Dalam rekonstruksi tersebut, puluhan adegan diperagakan untuk menggambarkan rangkaian peristiwa sekaligus membantu penyidik mencocokkan keterangan yang telah diperoleh selama proses penyidikan.
Kegiatan itu turut disaksikan pihak Kejaksaan Tinggi Jambi serta sejumlah kuasa hukum yang mendampingi para tersangka.
Bernard mengatakan, berdasarkan adegan yang disaksikannya, terdapat upaya dari sejumlah orang untuk menyelamatkan korban dengan membawanya ke rumah sakit.
“Secara garis besar, dalam proses untuk menyelamatkan korban ini, beberapa orang sudah melakukan upaya dengan membawa korban ke rumah sakit. Kalau saya lihat tadi, seperti itu,” ujar Bernard.
Ia juga menegaskan bahwa kliennya tidak pernah mengakui melakukan tindakan pemitingan maupun penganiayaan terhadap korban sebagaimana yang dipersoalkan dalam perkara tersebut.
Menurut Bernard, dalam salah satu adegan rekonstruksi, kliennya terlihat sudah berada di dalam mobil ketika korban hendak dibawa ke rumah sakit.
“Poin pentingnya, klien saya sendiri tidak pernah menerangkan bahwa dia melakukan dugaan pemitingan ataupun penganiayaan terhadap korban. Sedangkan dalam adegan tadi, terlihat klien saya sudah duduk di dalam mobil dan korban hendak dibawa ke rumah sakit,” katanya.
Bernard berharap seluruh keterangan saksi, keberadaan masing-masing pihak, serta alat bukti dapat diuji dan dinilai secara menyeluruh sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sementara itu, rekonstruksi tersebut diharapkan dapat membantu penyidik memperjelas kronologi peristiwa yang menyebabkan Brigadir EWS meninggal dunia.
Hingga rekonstruksi selesai, Polda Jambi belum menyampaikan keterangan resmi kepada awak media mengenai hasil kegiatan maupun rincian adegan yang diperagakan.
Reporter: Suryanta











