Home / Jambi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Menteri HAM dan Gubernur Jambi Serahkan KTP kepada Warga Suku Anak Dalam

Jambi, Bungotv.co – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia, Natalius Pigai bersama Gubernur Jambi Al Haris menghadiri kuliah umum Mahasiswa Sadar HAM bertema Membangun Kampus yang Aman, Inklusif, dan Berkeadilan di Balairung UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Rabu (14/10) siang.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri HAM Natalius Pigai bersama Gubernur Jambi Al Haris menyerahkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) secara simbolis kepada warga Suku Anak Dalam (SAD). Penyerahan ini menjadi bagian dari upaya pemenuhan hak administrasi kependudukan bagi masyarakat adat di Provinsi Jambi.

Kegiatan tersebut juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian HAM, Pemerintah Provinsi Jambi, dan UIN STS Jambi terkait pengembangan serta edukasi hak asasi manusia.

Baco Jugo :   Gubernur Jambi Ajak Pelajar Bungo Bentengi Diri dari Radikalisme, Narkoba hingga Judi Online

Selain itu, dilakukan penandatanganan kesepakatan sinergi pemajuan dan penegakan HAM serta penanganan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM dengan para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi.

Menteri HAM Natalius Pigai mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi Jambi dan pemerintah kabupaten/kota dalam memenuhi hak-hak warga Suku Anak Dalam. “Kepemilikan KTP bukan sekadar persoalan administrasi, melainkan bagian penting dari pengakuan negara terhadap masyarakat sebagai warga negara Indonesia,” katanya.

Menurutnya, kepemilikan KTP menjadi pintu masuk bagi masyarakat adat untuk memperoleh pengakuan sebagai warga negara Indonesia sekaligus mengakses berbagai hak dasar, mulai dari pendidikan, kesehatan, dan ekonomi hingga berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi.

Baco Jugo :   Gubernur Al Haris: Pemprov Jambi Dukung Biaya Kelancaran Haji Rp 40,7 Miliar

Ia menegaskan, pemenuhan hak-hak tersebut harus terus berlanjut agar seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan dan perlindungan negara tanpa terkecuali.

“Identitas resmi kerap menjadi dokumen penting dalam berbagai urusan administrasi maupun akses terhadap program bantuan dan pelayanan sosial,” katanya lagi.

Melalui kuliah umum dan kerja sama antarlembaga ini, Pigai berharap pemahaman HAM semakin kuat di kalangan generasi muda dan aparatur pemerintah. Dengan demikian, upaya pemajuan dan perlindungan HAM di Provinsi Jambi dapat berjalan lebih merata, inklusif, dan berkeadilan.

Reporter: Reza Fender Rizky

Share :

Baca Juga

Jambi

Al Haris Minta RSUD Raden Mattaher Berbenah, Penanganan IGD Ditargetkan di Bawah 6 Jam

Jambi

Gubernur Al Haris Paparkan Rincian Dana Bantuan Pusat Untuk Penanganan Karhutla

Jambi

Angin Mengarah ke Jambi, Al Haris Sebut Kabut Asap Sulit Dikendalikan

Jambi

Pemprov Jambi Catat 871 Aset Tanah, Dua Lokasi Bersengketa

Jambi

Al Haris Minta OPD Tak Sekadar Kejar Serapan Anggaran, tapi Pastikan Dampaknya

Jambi

Al Haris Dorong FAHMI UMMI Perkuat Peran Perempuan dan Ketahanan Keluarga

Jambi

Nuzran Joher, Putra Sungai Penuh Resmi Dilantik Presiden Prabowo Sebagai Ketua Ombudsman RI

Jambi

Karhutla Jambi Masih Waspada, Tiga Titik Api dalam Penanganan