Tanjung Jabung Timur, Bungotv.co – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang ditanami pohon kayu putih di kawasan Hutan Lindung Gambut (HLG), Parit Culum I dan Parit Culum II, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Kebakaran yang terus meluas tersebut diperkirakan telah membakar puluhan hektare lahan. Kondisi lahan yang kering, minimnya sumber air, serta hembusan angin cukup kencang membuat api dengan cepat merambat ke area lainnya.
Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan Manggala Agni terus melakukan upaya pemadaman di lokasi.
Namun, proses pemadaman dari darat menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya keterbatasan sumber air di sekitar lokasi kebakaran. Selain itu, kondisi lahan yang sulit dijangkau juga menyulitkan petugas mendekati titik api.
Untuk membantu mengendalikan kebakaran, pemadaman dari udara turut dilakukan melalui operasi water bombing. Pesawat telah beberapa kali melakukan penyiraman dari udara guna menekan pergerakan api.
Seorang warga Kelurahan Parit Culum I, Syahroni mengaku mengetahui adanya titik api sekitar pukul 15.00 WIB. Dari kejauhan, ia melihat kepulan asap tebal dan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Muara Sabak Barat.
Mendapat laporan tersebut, personel Babinsa 419-01 Muara Sabak bersama personel Polres dan BPBD Tanjung Jabung Timur, Polsek Muara Sabak Barat, serta masyarakat langsung menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tanjung Jabung Timur AKP Ahmad Soekany Daulay bersama Unit Tipidter masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran.
Petugas melakukan pengecekan di lokasi serta menginventarisasi sejumlah fakta yang ditemukan di lapangan.
Penyelidikan dilakukan untuk memastikan apakah kebakaran dipicu faktor alam, kelalaian, atau terdapat unsur kesengajaan.
Hingga saat ini, petugas gabungan masih berada di lokasi dan terus berupaya mengendalikan api agar kebakaran tidak semakin meluas.
Reporter: Suryanta









