MUARA BUNGO, Bungotv.co – Bupati Bungo H Dedy Putra resmi meningkatkan status Puskesmas Muara Buat menjadi puskesmas rawat inap. Kebijakan ini bertujuan mendekatkan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah terpencil.
Peresmian peningkatan status tersebut berlangsung pada Kamis (18/6/2026). Pemerintah berharap layanan baru ini dapat mempercepat penanganan pasien yang membutuhkan perawatan medis.
Selama ini, warga Muara Buat yang membutuhkan perawatan intensif harus menempuh perjalanan hingga dua jam menuju Kota Muara Bungo. Kondisi jalan yang rusak membuat perjalanan menjadi lebih lama dan berisiko bagi pasien yang membutuhkan penanganan segera.
Dengan layanan rawat inap, masyarakat kini dapat memperoleh perawatan lebih dekat tanpa harus langsung dirujuk ke rumah sakit di pusat kabupaten.
“Layanan ini hadir untuk mendekatkan akses kesehatan kepada masyarakat,” kata Bupati Bungo, Dedy Putra.
Meski telah naik status, Puskesmas Muara Buat masih menghadapi keterbatasan tenaga kesehatan. Saat ini, fasilitas tersebut hanya memiliki satu dokter umum dan satu dokter gigi. Kondisi akses jalan serta lokasi yang jauh dari pusat kota menjadi tantangan dalam penempatan tenaga medis.
Pemerintah daerah bersama Dinas Kesehatan dan BKD berupaya menambah tenaga kesehatan agar pelayanan semakin optimal. Selain itu berencana menambah satu dokter umum dalam waktu dekat. Selain itu, pemerintah juga akan melengkapi kebutuhan alat kesehatan dan ketersediaan obat-obatan.
Dukungan layanan BPJS Kesehatan juga akan diperkuat secara bertahap untuk menunjang operasional puskesmas rawat inap tersebut.
“Kami terus melengkapi tenaga medis dan fasilitas agar pelayanan kesehatan semakin maksimal,” ujar bupati.
Pemerintah berharap peningkatan status Puskesmas Muara Buat dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperluas akses layanan bagi masyarakat di wilayah pedalaman Kabupaten Bungo.
Penulis: Ade R.A









