MUARA BUNGO, Bungotv.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo terus mematangkan pembangunan Pasar Tradisional Modern (PTM). Proyek yang semula hanya berfokus pada pembangunan gedung baru kini berkembang menjadi megaproyek dengan nilai anggaran mencapai Rp149 miliar.
Pemerintah merancang proyek tersebut untuk meningkatkan kualitas kawasan pasar sekaligus mendukung aktivitas perdagangan masyarakat. Pemerintah merencanakan pembangunan PTM dengan dukungan anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum sebesar Rp149 miliar.
Anggaran tersebut akan membiayai pembangunan gedung baru serta rehabilitasi sejumlah bangunan lama di kawasan pasar. Pemerintah berharap proyek ini dapat menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih tertata dan nyaman.
Kepala UPT Pasar Kabupaten Bungo, Nanang, mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan pedagang melalui sistem online yang terintegrasi. Pendataan tersebut bertujuan mengetahui jumlah pedagang dan kebutuhan kios yang akan disediakan dalam kawasan PTM.
“Saat ini kami masih melakukan pendataan pedagang. Data tersebut menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan kios yang akan dibangun,“ ujar Nanang, Kamis (18/06).
Menurutnya, kawasan PTM nantinya mampu menampung sekitar 1.000 kios untuk para pedagang. Pemerintah Kabupaten Bungo menilai kehadiran PTM dapat menjadi solusi penataan pasar yang lebih modern dan terorganisir.
Selain meningkatkan fasilitas perdagangan, proyek tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta meningkatkan daya saing pasar tradisional.
“Kami berharap PTM dapat memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli serta mendukung aktivitas ekonomi daerah,” katanya.
Pemerintah menjadwalkan pekerjaan fisik proyek PTM mulai berjalan pada akhir tahun ini. Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bungo akan menangani pelaksanaan pembangunan di lapangan. Dengan nilai investasi yang besar, PTM Bungo diharapkan menjadi salah satu pusat perdagangan modern yang mampu mengakomodasi kebutuhan pedagang dan masyarakat dalam jangka panjang.
Penulis: Aga Prawira









