MUARA BUNGO, Bungotv.co – Warga kawasan transmigrasi SP Sungai Telang, Kecamatan Bathin III Ulu, Kabupaten Bungo akhirnya menikmati aliran listrik setelah menunggu hampir 24 tahun. Kehadiran listrik membawa harapan baru bagi masyarakat yang selama ini hidup dengan keterbatasan akses energi.
Pertemuan antara warga dan Pemerintah Kabupaten Bungo pada Kamis (18/06/2026) berlangsung penuh haru. Warga dari SP 1 Marige, SP 2 Sungai Telang, hingga SP 10 Muara Buat menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya program listrik desa.
Meski demikian, warga masih mengusulkan sejumlah kebutuhan dasar. Mereka meminta perbaikan jalan antar-SP serta penambahan sarana air bersih yang hingga kini masih terbatas di beberapa wilayah.
“Kami bersyukur listrik sudah masuk. Sekarang kami berharap jalan dan air bersih juga segera diperhatikan,” ujar Ahmad Efendi, salah seorang warga.
Bupati Bungo H. Dedy Putra langsung merespons berbagai aspirasi masyarakat. Untuk kebutuhan air bersih, Pemkab Bungo telah berkoordinasi dengan Kodim 0416/Bute guna membangun sumur bor di kawasan tersebut.
Program itu akan menggunakan dukungan anggaran TNI dan melibatkan Babinsa dalam proses survei lapangan. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan rencana pembangunan fasilitas pendidikan baru. Lahan seluas dua hektare telah tersedia dan usulan pembangunan akan diajukan ke kementerian terkait dengan target realisasi pada 2027.
“Pemerintah akan terus menindaklanjuti kebutuhan masyarakat secara bertahap,” kata Dedy Putra.
Sertifikat Tanah Akan Ditindaklanjuti
Warga juga menyampaikan keluhan terkait sertifikat tanah program PRONA yang belum tuntas. Menanggapi hal tersebut, Pemkab Bungo berjanji segera berkoordinasi dengan Kantor Pertanahan Muara Bungo untuk melakukan pendataan dan pengecekan ulang.
Masuknya listrik desa menjadi tonggak penting bagi kawasan transmigrasi SP Sungai Telang. Pemerintah berharap pembangunan infrastruktur dasar lainnya dapat segera menyusul sehingga kualitas hidup masyarakat semakin meningkat.
Penulis: Ade R.A









