Home / Tanjung Jabung Timur

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:52 WIB

Tanjab Timur Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla hingga Oktober 2026

TANJABTIMUR, Bungotv.co  – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur resmi menetapkan Status Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mulai 10 Juni hingga 31 Oktober 2026. Pemerintah daerah mengambil langkah tersebut untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau serta mempercepat penanganan potensi kebakaran hutan dan lahan.

Sekretaris Daerah Tanjung Jabung Timur, Sapril, menjelaskan bahwa pemerintah menetapkan status siaga darurat setelah mencatat lebih dari dua kejadian karhutla dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah meningkatkan langkah antisipasi guna menekan risiko kebakaran yang lebih luas.

Menurut Sapril, status siaga darurat memberi kemudahan bagi seluruh instansi terkait dalam memperkuat koordinasi dan mengerahkan sumber daya untuk kegiatan pencegahan maupun penanganan karhutla.

Baco Jugo :   HUT ke-26 Tanjab Timur, Warga Muara Sabak Barat Serbu Pasar Murah

“Status siaga ini membantu seluruh pihak bergerak lebih cepat dalam melakukan pencegahan dan penanganan apabila muncul titik api,” ujar Sapril.

Antisipasi Musim Kemarau, Pemkab Tanjab Timur Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla

Menindaklanjuti kebijakan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjung Jabung Timur langsung menyusun sejumlah langkah pencegahan di lapangan. BPBD meningkatkan koordinasi dengan Masyarakat Peduli Api (MPA) di setiap kecamatan serta memperkuat patroli darat pada wilayah yang rawan kebakaran.

Selain itu, BPBD juga mempererat sinergi bersama Manggala Agni, TNI, Polri, BMKG, dan sejumlah instansi terkait lainnya untuk mempercepat deteksi dini serta penanganan titik api.

Sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan, BPBD telah menyiapkan empat posko siaga di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap karhutla. Posko tersebut berada di Kecamatan Mendahara Ulu, Dendang, Berbak, dan Sadu.

Baco Jugo :   Sepanjang 2026, BPBD Catat 311 Titik Panas di Tanjab Barat

Keberadaan posko siaga itu diharapkan mampu mempercepat respons petugas ketika menemukan titik api sehingga kebakaran tidak meluas ke kawasan lain.

Sapril juga mengingatkan seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ia menilai partisipasi masyarakat menjadi kunci penting dalam mencegah terjadinya karhutla selama musim kemarau berlangsung.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur berharap petugas gabungan dapat segera melakukan pemadaman saat menemukan titik api. Langkah cepat tersebut dinilai penting untuk melindungi lingkungan, kesehatan masyarakat, dan aktivitas ekonomi dari dampak kebakaran hutan dan lahan.

Penulis: Suryanta

Share :

Baca Juga

Hukum

Polda Jambi Ambil Alih Penyelidikan Kasus Kematian Brigadir E di Tanjab Timur

Hukum

Misteri Kematian Brigadir Eko, Rumah Kos di Tanjab Timur Dipasang Garis Polisi

Tanjung Jabung Timur

Gubernur Jambi Dampingi Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Panen Raya Padi di Tanjab Timur

Tanjung Jabung Timur

Kepala BNNP Jambi Ungkap Modus Baru Penyelundupan Narkoba Lewat Cairan Vape

Tanjung Jabung Timur

Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Pacarnya, Pria di Mendahara Ulu Ditangkap Polisi

Tanjung Jabung Timur

Eksekusi Lahan PT MPK di Muara Sabak Barat Dijaga Ketat Aparat Gabungan

Tanjung Jabung Timur

BNPB Verifikasi Infrastruktur Rusak Akibat Abrasi di Tanjung Jabung Timur, Jalan Seroja Jadi Prioritas

Tanjung Jabung Timur

Bupati dan Kajari Tanjab Timur Touring ke Nipah Panjang, Tinjau Jalan hingga Potensi Pertanian