Home / Jambi

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WIB

Al Haris Tekankan Sinergi Atasi Stunting Hingga Soroti Bonus Demografi

Jambi, Bungotv.co – Rapat Koordinasi Daerah Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana atau Bangga Kencana Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Pemerintah Provinsi Jambi bersama pemerintah kabupaten dan kota untuk memperkuat strategi pembangunan kependudukan. Gubernur Jambi, Al Haris, Tekankan isu kependudukan merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya BKKBN, namun juga melibatkan pemerintah daerah, pihak swasta, dan seluruh lapisan masyarakat.

Gubernur menyebut banyak hal strategis yang menjadi perhatian, mulai dari penanganan ibu hamil, pencegahan stunting, hingga pengendalian laju pertumbuhan penduduk. Menurutnya, seluruh program tersebut tidak dapat ditangani oleh satu lembaga saja, melainkan membutuhkan sinergi dari berbagai pihak.

Gubernur juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai tantangan ke depan, termasuk dampak krisis global dan peningkatan angka stunting. Berdasarkan data terbaru, angka stunting di Provinsi Jambi mengalami kenaikan menjadi 17,1 persen. Kondisi ini dinilai memerlukan langkah-langkah progresif.

Baco Jugo :   Wagub Sani dan Komisi IX Bahas Layanan Kesehatan dan Ketenagakerjaan di Jambi

Penguatan data, peningkatan kualitas sumber daya manusia, kelembagaan, serta sinergi antar lembaga menjadi kunci untuk menekan angka stunting tersebut.

Selain itu, Al Haris juga menyoroti peluang besar bonus demografi yang sedang dialami Provinsi Jambi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2025, sekitar 68,86 persen penduduk Jambi berada pada usia produktif, yaitu 15 hingga 64 tahun.

Bonus demografi ini disebut sebagai peluang sekaligus tantangan. Jika tidak dikelola dengan baik, dapat menjadi beban, namun jika dimanfaatkan secara optimal, akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baco Jugo :   Semarak Ramadan 1447 Hijriah, Bupati Fadhil Arief Buka Lomba Semarak Ramadan Super Tangguh

“Banyak hal strategis yang menjadi perhatian, mulai dari penanganan ibu hamil, pencegahan stunting, hingga pengendalian laju pertumbuhan penduduk. Seluruh program tersebut tidak dapat ditangani oleh satu lembaga saja, melainkan membutuhkan sinergi dari berbagai pihak. Penguatan data, peningkatan kualitas sumber daya manusia, kelembagaan, serta sinergi antar lembaga menjadi kunci untuk menekan angka stunting. Selain itu, bonus demografi yang tengah dialami Provinsi Jambi juga menjadi peluang besar sekaligus tantangan. Berdasarkan data BPS tahun 2025, sekitar 68,86 persen penduduk Jambi berada pada usia produktif 15 hingga 64 tahun. Jika dikelola dengan baik, bonus demografi ini akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Al Haris.

Penulis:Reza Fender Rizky, Bungotv.

Share :

Baca Juga

Jambi

Salat Istisqa Digelar, Pemprov Jambi Berharap Hujan Segera Turun

Jambi

Gubernur Al Haris Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran Cempaka Putih

Jambi

Budaya Bungo Bergema di Rumah Anjungan pada Rangkaian Jambi Elok Nian

Jambi

Upacara HUT ke-81 RI di Jambi Berlangsung Khidmat dan Lancar, Gubernur Al Haris jadi Inspektur

Jambi

800 Rumah Tidak Layak Huni di Jambi Dapat Bantuan Bedah Rumah

Jambi

Udara Mulai Berasap, IJTI Pengda Jambi dan Adya Group Bagikan Ribuan Masker Gratis

Jambi

Gubernur Al Haris Hadiri Paripurna Istimewa Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Jambi

Gubernur Al Haris Ajak Warga Gelar Salat Istisqa