Home / Batanghari / Bencana

Rabu, 15 Januari 2025 - 18:39 WIB

Ilegal Drilling, Tambang Minyak Ilegal Kembali Meledak, 3 Orang Kritis

Bungotv.co, Batanghari – Tambang minyak ilegal di kawasan hutan produksi Dusun Senami, Desa Jebak, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari, kembali meledak dan terbakar. Kebakaran ini diduga berasal dari percikan api mesin genset saat para pekerja tengah memindahkan minyak mentah ke dalam bak penampungan.

Percikan api tersebut kemudian menyambar minyak mentah yang bercampur gas, sehingga terjadilah kebakaran. Akibat kebakaran itu, tiga orang pekerja kritis dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Hamba Muara Bulian untuk mendapatkan perawatan medis.

Baco Jugo :   Kepulangan Jamaah Haji, Aktivitas Batu Bara Dihentikan

Pemodal sekaligus pemilik sumur tambang minyak ilegal berinisial “DK”, saat ini tengah diburu aparat kepolisian Sat Reskrim Polres Batanghari. Semburan api yang berasal dari minyak mentah yang bercampur gas ini, hingga kini masih menyala dan sangat sulit dipadamkan. Sementara, tim gabungan yang berada di lokasi kebakaran kini terus berupaya memadamkan api serta melakukan mitigasi agar kobaran api tidak meluas.

Baco Jugo :   Bencana Banjir, Dinas Sosial Dirikan Dapur Umum untuk Korban Banjir

Penulis : Agustian, Bungotv.

Share :

Baca Juga

Batanghari

Liga Pelajar Tingkat Provinsi, Bupati Mhd Fadhil Arief Dukung JSFL Sebagai Pengembangan Bakat

Batanghari

Pemerintah Kembali Salurkan Bantuan Cadangan Pangan untuk 1.994 KPM di Batang Hari

Batanghari

Kecelakaan di Muara Bulian, Warga Desa Bungku Tewas Tertabrak Truk

Batanghari

Persiapan Liga Sekolah Se-Provinsi Jambi, Pemkab Batang Hari Gelar Laga Persahabatan

Batanghari

Proyek Sekolah Rakyat Batang Hari: Pemkab Rampungkan Dokumen Lahan 5 Hektar di Muara Bulian

Batanghari

Jelang Keberangkatan Haji, Operasional Truk Batubara di Jambi Resmi Dihentikan Sementara

Batanghari

Harga Dexlite di Batanghari Tembus Rp26.600 per Liter, Konsumen Mulai Beralih ke BBM Subsidi

Batanghari

Swasembada Pangan, Petani Pasar Terusan Lakukan Musim Tanam Dua Kali