Tebo, Bungotv.co – Kecelakaan lalu lintas melibatkan sebuah minibus Toyota Avanza bernomor polisi B 1073 FZI dan truk Canter bernomor polisi B 9724 BIO terjadi di Kilometer 15 Jalan Lintas Tebo–Bungo, Kamis (16/7/2026). Insiden tersebut diduga dipicu karena pengemudi minibus mengantuk saat berkendara.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk Canter yang dikemudikan Rido sedang melaju menuju Jambi usai menyelesaikan pengiriman barang di wilayah Bungo. Setelah sempat beristirahat, perjalanan kembali dilanjutkan.
Saat melintasi tikungan di Kilometer 15, dari arah berlawanan melaju sebuah minibus Avanza yang kemudian bertabrakan dengan bagian depan sebelah kanan truk Canter. Akibat benturan tersebut, minibus berputar di badan jalan, sementara truk mengalami patah as roda depan sehingga meluncur ke sisi kanan jalan dan tidak dapat dikendalikan.
“Posisi saya sudah dikiri, mobil Avanza dari bawah sudah dikanan, ban mobil dio tu sudah bunyi bang. As roda putus bang, karena dio ngantam di roda kanan jadi mobil lari ke kanan,” terang Rido
Ia mengaku telah membunyikan klakson sejak beberapa saat sebelum memasuki tikungan sebagai tanda peringatan kepada kendaraan dari arah berlawanan. “Sudah bang (klakson panjang), dak tekejar bang. Nak ngindar kemano tetap (bertabrakan),” tukasnya.
Setelah kecelakaan terjadi, ia melihat terdapat dua orang di dalam minibus. Salah seorang di antaranya masih dalam kondisi sadar dan sempat diajak berkomunikasi.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan kepada para korban. Dua penumpang minibus Avanza kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, personel Satuan Lalu Lintas Polres Tebo langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan arus lalu lintas, serta menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.
Polisi mengimbau para pengendara agar memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum melakukan perjalanan jauh. Apabila merasa lelah atau mengantuk, pengemudi disarankan beristirahat terlebih dahulu guna mengurangi risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Reporter: Hadianto









