Muara Bungo, Bungotv.co – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Hanafie Muara Bungo resmi meluncurkan layanan Digital Subtraction Angiography (DSA) dan neurointervensi pada Sabtu (27/6/2026). Peluncuran ini menjadi langkah baru dalam peningkatan layanan kesehatan, khususnya untuk penanganan pasien stroke di Kabupaten Bungo.
Layanan neurointervensi tersebut hadir untuk mempercepat penanganan pasien stroke yang membutuhkan tindakan medis dalam waktu kritis, idealnya dalam rentang enam hingga dua belas jam setelah serangan terjadi.
Bupati Bungo, Dedy Putra, mengatakan kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memangkas waktu rujukan pasien yang selama ini harus dibawa ke luar daerah, seperti Padang dan kota besar lainnya, untuk mendapatkan penanganan lanjutan.
Ia menegaskan, kondisi tersebut kerap memakan waktu perjalanan yang cukup lama sehingga dapat memengaruhi peluang keselamatan pasien stroke. Dengan adanya layanan ini, RSUD H. Hanafie diharapkan dapat memberikan penanganan lebih cepat dan tepat di tingkat daerah.
Meski saat ini layanan neurointervensi masih terbatas untuk pasien umum, pemerintah daerah bersama pihak rumah sakit terus berupaya agar layanan tersebut segera dapat terintegrasi dengan program BPJS Kesehatan.
“Dengan adanya layanan ini, kita ingin masyarakat mendapatkan penanganan stroke lebih cepat tanpa harus dirujuk jauh ke luar daerah,” ujar Bupati Bungo Dedy Putra.
Ia juga mengimbau masyarakat agar segera membawa pasien yang menunjukkan gejala stroke ke RSUD H. Hanafie untuk mendapatkan pemeriksaan dan tindakan medis dari dokter spesialis saraf. Menurutnya, deteksi dan penanganan cepat menjadi kunci utama dalam menyelamatkan fungsi otak pasien.
Pemerintah Kabupaten Bungo berharap hadirnya layanan neurointervensi ini dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan daerah sekaligus menurunkan angka rujukan pasien ke luar provinsi.
Penulis: Ade RA









